Dalam lomba tahun ini, cerita yang disampaikan oleh anak-anak haruslah yang sudah dibukukan. Sebab, pada penilaian lomba bertutur ini ada sesi wawancara yang akan menanyakan seberapa gemar anak membaca dan buku apa saja yang telah ia baca. Termasuk juga buku yang telah ia ceritakan kembali pada lomba tutur ini.
Hery mengklaim peserta pada lomba tutur tahun ini mengalami peningkatan yang cukup besar. "Di tahun sebelumnya jumlah peserta lomba bercerita hanya belasan anak, tapi tahun ini ada 42 peserta, meningkat lebih dari 2 kali lipat dari tahun sebelumnya," terangnya.
Peningkatan jumlah peserta ini, menurut Hery, membuktikan bahwa kegemaran membaca di Kota Kediri telah mengalami kenaikan. "Meski tingkat kegemaran membaca di Kota Kediri sudah cukup bagus, kita tetap terus berupaya meningkatkannya," ungkapnya.
Ia mengatakan untuk meningkatkan kegemaran membaca pada anak tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemkot. Namun juga memerlukan kerja sama dari sekolah dan orang tua murid.










