Para petani jagung di Tuban saat menggunakan RKM.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Rojo Koyo Manunggal (RKM) menjadi salah satu pilihan petani untuk memberikan nutrisi bagi tanamannya. Pupuk alam berkualitas tersebut menjadi alternatif petani di tengah sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi, seperti petani di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, yang telah menggunakannya.
"Pupuk RKM ini bukan untuk mengganti pupuk subsidi yang sudah ada, tapi bisa menjadi pilihan alternatif petani," kata Manajer Distribusi Area Tuban, El Heru Imam Furi, saat ditemui BANGSAONLINE.com, Sabtu (15/10/2022).
BACA JUGA:
- Dukung Pertanian Presisi, BRI Tuban Bangun Greenhouse di Kampus Mapesa Singgahan
- PT SBI Salurkan 24 Hewan Kurban untuk Warga Tuban pada Iduladha 2026
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
Pupuk RKM hadir untuk melengkapi, mendampingi kebutuhan petani, serta solusi bagi mereka yang tidak mendapat jatah pupuk subsidi. Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, RKM dijual dengan harga sangat terjangkau bagi petani.
"Ada tiga jenis pupuk RKM, yaitu warna merah, abu-abu, dan biru. Setiap varian memiliki keunggulan dan fungsinya masing-masing," tuturnya.
Pupuk RKM telah terbukti membuat batang jagung lebih kuat dan gemuk, sedangkan untuk tanaman padi, akarnya akan lebih panjang dan kuat. Bahkan, kata Heru, pupuk RKM juga telah dilakukan uji coba di sejumlah wilayah seperti Kecamatan Merakurak, Jenu, dan Tuban.
"Keunggulan produk pupuk RKM ini mengandung kalsium karbonat, magnesium silikat hidroksida, zat besi, dan seng. Fungsinya mengembalikan keasaman tanah dan unsur hara," ucapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




