Suprapti, penjual dawet yang juga kader PSI meminta maaf kepada Istri Mas Nawi, salah satu Aremania yang menjadi korban Tragedi Kanjuruhan.
MALANG, BANGSAONLIE.com - Wanita yang rekaman suaranya sempat viral lantaran mengaku sebagai penjual dawet saat tragedi Kanjuruhan, akhirnya memberikan klarifikasi.
Dari informasi yang dihimpun, wanita tersebut bernama Suprapti Fauzie. Diketahui, Suprapti merupakan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Malang.
BACA JUGA:
- 5 Kereta Tujuan Surabaya dan Malang Terlambat Akibat Gangguan di Jakarta, KAI Daop 8 Buka Suara
- 37 Tahun, JADE Indopratama Malang Masuk Top 10 Printerpreneur Indonesia 2026
- Lalai Tak Kunci Ganda, Motor Mahasiswi Magang di Malang Raib
- Muscam Golkar Blimbing Kota Malang Tetapkan Nedy Zunaedi sebagai Ketua PK Secara Aklamasi
PSI pun membenarkan, bahwa Suprapti sempat viral setelah mengaku sebagai penjual dawet di Stadion Kanjuruhan.
Kemunculan Suprapti, 'Penjual Dewet Kanjuruhan' itu terekam dalam video yang diunggah @AremaniaCulture pada twitter.
Dalam video itu, Suprapati meminta maaf kepada keluarga Mas Nawi, salah satu dirigen Curva Nord Arema, yang menjadi korban dalam tragedi Kanjuruhan.
Sebelumnya, dalam rekaman suara yang viral, wanita yang mengaku sebagai penjual dawet ini, menyebutkan dirinya sempat menolong salah satu korban bernama Mas Nawi. Ia menyebut bahwa Mas Nawi merupakan seorang pemabuk.
"Wong suporter sakdurunge wis ngombe kabeh (sebelumnya sudah minum -minuman keras- semua, red). Yang meninggal pun itu banyak yang berbau alkohol. Saya, yang saya tolong itu, ternyata Mas Nawi itu, juga pemabuk. Itu (Mas Nawi) temannya Wenda. Wenda itu koncoku juga," demikian ucapan Suprapti pada rekaman voice note yang beredar.
Sementara itu, video yang diunggah @AremaniaCulture pada twitter, terlihat sosok Suprapti memakai baju coklat seperti seragam seorang PNS, dengan mengenakan hijab abu-abu, meminta maaf pada keluarga Mas Nawi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




