Ketua Tanfidziah PCNU Kota Madiun Menolak AHWA Karena hanya Dijadikan Alat

Ia bahkan mengaku pernah ditelepon oleh salah seorang petinggi PWNU Jawa Timur karena menolak AHWA. ”Dulu di pesantren saya kan ada halaqah. Pesertanya para kiai seluruh Mataraman,” tuturnya. Hasil halaqah itu menolak AHWA yang kemudian dimuat di Radar Madiun.

”Saya lalu ditelepon karena menolak AHWA,” katanya sembari menegaskan bahwa kehadiran KH Hasyim Muzadi ke pesantren yang dipimpinnya juga jadi sorotan. ”Mungkin saya dikira dapat uang. Padahal acara itu saya torok (rugi),” katanya sembari tertawa.

Gus Sofa berpendapat bahwa AHWA juga tak bisa mengikis riswah (money politics). ”Bukan sistemnya yang harus diubah, tapi mindset kita ini yang perlu dibenahi. Kalau jadi pengurus NU, dari PCNU, PWNU sampai PBNU, masih berpikir uang, diubah AHWA ya tetap saja money politics,” katanya.

Menurut dia, sekarang yang penting bagaimana mengubah mindset pengurus NU. ”Jadi AHWA kita siapkan waktu selama lima tahun. Kalau pengurus NU sudah tahu bahwa lima tahun yang akan datang nanti sistemnya begini, mereka sudah tak berpikir uang lagi,” katanya. Saat itulah AHWA perlu diberlakukan.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Ketua Tanfidziah PCNU Kota Madiun Menolak AHWA Karena hanya Dijadikan Alat - Halaman 2