Dalam sambutannya, Prof Akhmad Muzakki menceritakan, dirinya mengikuti dengan tekun pembelajaran yang disampaikan oleh Pengasuh Madrasatul Alsun, KH Mohammmad Naser Abdurrahman.
Sebab, materi bahasa Arab yang disampaikan itu sudah setara dengan materi kuliah program doktoral atau S3.
“Dulu saya waktu seumuran kelas 2 SMA sudah diajari materi yang cukup tinggi, kalau sekarang sudah setara materi perkuliahan S3. Sentuhan akademik pertama dari Mbah Dung (KH Mohammad Naser Abdur Rahman, red) inilah yang bisa membawa saya seperti saat ini (Rektor UINSA, red),” ucap Prof Akhmad Muzakki yang tampak menitikkan air mata.
Bahkan, peraih Ph.D dari The University of Queensland Australia itu mengaku, saat belajar di Madrasatul Alsun yang diasuh oleh KH Mohammad Naser Abdurrahman ini, materi yang disampaikan pada hari tersebut benar-benar harus dipahami dengan cepat. Sebab, besoknya sudah diberikan materi yang berbeda. kalau tidak cepat paham, maka akan ketinggalan.










