"Hal ini sesuai tema besar Kongres III Pergunu: Guru Mulia, Membangun Peradaban Mulia," ujarnya di hadapan para peserta kongres.
Penutupan Kongres III Pergunu juga dihadiri oleh Katib Syuriah PBNU, KH Hasan Nuri Hidayatullah yang tutut memberikan sambutan.
Kongres yang diiikuti sekitar 1.200 pengurus Pergunu dari seluruh Indonesia itu juga dihadiri Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Al-Barra. Ketua Yayasan Amanatul Ummah itu berterima kasih karena Mojokerto dijadikan tempat untuk menyelenggarakan Kongres Pergunu. Dengan demikian, Kabupaten Mojokerto semakin banyak dikenal.
Wabup yang karib disapa Gus Barra ini juga menyoroti langkah Kementerian Pendidikan yang menghapus frasa 'madrasah' dari UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Ia sangat menyayangkan hal tersebut.










