"Upaya pemberdayaan keluarga dan masyarakat itu perlu dilakukan dengan pendekatan cipta rasa dan karsa, yakni dengan hati dan niat yang tulus," kata istri Bupati Kediri yang akrab dipanggil Mbak Cicha ini.
Ia menuturkan, gerakan PKK harus bergerak secara dinamis mengikuti perkembangan. Momentum peringatan HKG PKK ke-50 diharapkan menjadi titik tolak untuk memompa semangat pembaharuan dengan mengembangkan daya kreasi dan kreativitas dalam pemberdayaan keluarga secara luas.
Di Kabupaten Kediri, lanjut Mbak Cicha, pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat penggerak dan kader PKK dalam menjalankan tugas pokoknya. Pihaknya pun mengajak semua penggerak dan kader PKK tetap aktif dalam kegiatan sosial dan mendedikasikan diri untuk menyejahterakan masyarakat.
"Ibu PKK di Kabupaten Kediri walaupun pandemi tapi tetap melakukan kegiatan sosial, seperti bulan timbang di Posyandu tetap berjalan, melangsungkan (program) hidup bersih," pungkasnya.










