
Aksi massa dari aliansi LSM bersama puluhan PTT yang diberhentikan itu rencananya hendak mengikuti RDP yang digelar oleh Komisi III DPRD Kota Probolinggo, tapi tidak bisa karena ruang terbatas. Dengan demikian, mereka menggelar tahlilan di depan gedung DPRD Kota Probolinggo.
Puluhan massa itu baru redam setelah Ketua LSM Lira, Eko Prasetyo, menemui mereka. Ia meminta agar massa aksi menahan emosinya.
Sebelum massa nyaris bentrok, di ruang Komisi III DPRD Kota Probolinggo, RDP sempat memanas. Sebagian perwakilan yang ikut RDP menilai jika pihak rumah sakit tidak manusiawi telah memberhentikan sebanyak 128 PTT.










