“Dengan adanya inovasi baru yang sudah kita teliti selama 7 tahun ini, akhirnya kesemek bisa menarik perhatian pecinta buah di tanah air. Tak hanya itu, keinginan kami kesemek asal Indonesia khususnya Junggo, bisa sama dengan yang ada di luar negeri. Tampilannya nampak bersih dan higienis,” katanya, Kamis (20/1/2022).
Apalagi kesemek asal Kota Batu memiliki cita rasa lebih manis dan ukurannya lebih besar bila dibandingkan dengan hasil panen daerah lain. Sebab, kesemek Junggo ditanam di ketinggian 1.200 Mdpl dan memilki kontur tanah yang cukup subur.
“Sayang sekali bila potensi ini tidak dimaksimalkan untuk mempromosikan hasil bumi asal Kota Batu, baik ke luar daerah atau go ekspor,” urai Momon, sapaan akrabnya.
Untuk saat ini, kesemek Junggo sudah merambah swalayan dan biasa dikirim ke Jakarta, Jawa Tengah, dan kota-kota besar di Indonesia. Setiap minggu, dia mengaku bisa mengirim hingga 2 ton. Alasan lebih konsen dipasarkan ke swalayan, karena harga yang lebih baik.










