Karena empat bulan lamanya tidak ada kompensasi, warga kemudian nekat menghadang truk tambang itu di jalan desa. Ironisnya, saat sejumlah awak media melakukan konfirmasi di areal tambang, justru mendapat perlakukan yang kurang etis.
Tiba-tiba ada seorang pria datang dan melarang wartawan agar tidak mengambil gambar. Bahkan, pria tersebut sempat bersitegang dengan para wartawan.
BACA JUGA:Terbukti Cabuli Santriwati, Pengasuh Ponpes di Kabupaten Probolinggo ini Divonis 4 Tahun 8 Bulan
Padahal, sebelum insiden itu terjadi, di areal tambang ada Kapolsek Tongas bersama jajarannya. Namun mereka meninggalkan lokasi begitu sejumlah awak media datang.
Sementara itu, Kapolsek Tongas, AKP Suyanto, membenarkan adanya penghadangan truk tambang. Menurut dia, masalah itu terkait kompensasi kepada warga sekitar yang belum dibayarkan.










