Iqbal Harras, salah satu juri, saat mengecek kelinci milik Wali Kota Batu Hj. Dewanti Rumpoko.
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Malang Rabbit Show (Mars) 2022 yang digelar komunitas peternak kelinci di Hotel Asida Kota Batu, Sabtu (8/1) kemarin, berlangsung meriah. Kontes kelinci bertaraf internasional ini diikuti breeder (peternak) dari berbagai daerah, bahkan juga ada yang dari luar negeri, seperti Malaysia.
Ada berbagai jenis kelinci dalam kontes yang bekerja sama dengan Kanesia, ARBA, dan FKJKB (Forum Kerukunan Jurnalis Kota Batu) tersebut. Antara lain Flemish Giant, Holland Lop, Netherland Dwarf, English Anggora, Rex, Dwarf Papilon, Jersey Wooly, dan Mini Rex dengan pelaksanaan dua open show dan tiga speciality show. Total sebanyak 260 kelinci yang turun panggung.
BACA JUGA:
- DPRD Kota Batu Soroti Alih Fungsi Lahan hingga Aset Daerah dalam Pembahasan Tiga Raperda
- Dewan Pendidikan Kota Batu Lakukan Monitoring dan Evaluasi Asesmen di Sejumlah Sekolah
- Peringati Hardiknas 2026, Pemkot Batu Genjot Beasiswa 1000 Sarjana dan Kampanye Anti-Bullying
- Siap Taati Aturan, Pengacara Mikutopia Sebut Amdal Masih dalam Proses
Ketua panitia pelaksana kontes, Dirgahayu Eko, mengatakan kontes ini merupakan wadah pembelajaran kualitas kelinci sekaligus ajang silaturahmi bagi sesama peternak kelinci di Indonesia, khususnya di Malang Raya dan sekitarnya.
"Selain itu, dalam kontes ini juga sebagai wadah menampilkan hasil breeding kelinci terbaik peternak, dan memberikan fasilitas untuk evaluasi kualitas kelinci, serta mensosialisasikan dan mengedukasi kualitas kelinci yang bagus sesuai dengan standarisasi ARBA," terang pria yang akrab disapa Dirga ini.
Terpisah, anggota panitia kontes, Eko Sabdianto, menjelaskan alasan dipilihnya Kota Batu sebagai lokasi kontes, tak lain untuk membangkitkan perekonomian bagi pelaku usaha wisata.
"Karena dengan dilaksanakan di Kota Wisata Batu ini, para peserta yang dari luar kota, luar pulau, dan bahkan luar negeri bersama keluarganya bisa menginap di hotel dan sekaligus berwisata di Kota Batu. Otomatis, hal ini dapat menambah pemasukan bagi pelaku usaha seperti hotel dan restoran, serta tempat-tempat wisata yang ada di Kota Batu," ungkap pria yang juga breeder spesialis kelinci Holland Lop.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




