"Pelantikan eselon II pertama di Pamekasan diletakkan di dekat pasar sekaligus Makam Pangeran Ronggosukowati dan masyarakat. Saya dari awal memilih tiga alternatif, pertama di pasar saja, di makam saja, atau di makam yang berdekatan dengan pasar," kata bupati saat memberikan sambutan.
Pihaknya memilih Makam Ronggosukowati sebagai tempat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan agar bisa disaksikan oleh Pendiri Kabupaten Pamekasan yang telah mendahului kita.
"Karena di Pamekasan kita hidup sekarang, berasnya kita makan, oksigennya kita hirup, dan airnya kita minum. Bahkan kita bisa memberikan makan kepada keluarga dan anak-anak kita, karena kita menjadi aparatur sipil negara," tandasnya.
Menurutnya, pejabat negara sama dengan bekerja di badan usaha milik negara atau perusahaan non goverment. Bedanya sebatas pengambilan sumpah yang mengatasnamakan bangsa dan negara. Sehingga sumpah yang telah diucapkan tersebut harus sesuai dengan pengabdiannya kepada negara.










