Menurut Kiai Asep, sebenarnya Gus Dur sudah tak ingin maju untuk periode ketiga di Muktamar NU Cipasung Jawa Barat itu. Bahkan Gus Dur sudah menyiapkan penggantinya, yaitu Fahmi Saifuddin. Tapi karena tekanan pemerintah Orde Baru luar biasa kuat dan gencar akhirnya Gus Dur – juga atas dorongan para kiai – maju lagi untuk memimpin PBNU.
“Karena kalau membiarkan Fahmi Saifuddin maju diperkirakan kalah dengan calon yang disiapkan pemerintah, yaitu Abu Hasan,” tegas Kiai Asep yang mantan ketua PCNU Kota Surabaya.
BACA JUGA:Singgung Peran NU, Kiai Asep: Kita Punya ITS dan ITB Tapi Tak Bisa Buat Motor, Apalagi Rudal

(Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, memberikan beras kepada ojol. foto: bangsaonline.com)










