“Arah kegiatan ini adalah bagaimana agar kota Mojokerto menjadi kota sehat yang berlingkungan pendidikan, sehingga membuat masyarakat nyaman dan bangga dengan kota Mojokerto ini,” katanya.
Berdasarkan evaluasi Pantau 1 (P1) Adipura di kota Mojokerto tahun 2014/2015, Walikota mengatakan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti TPA dan TPST (Tempat Pemilihan Sampah Terpadu) harus benar-benar ditangani secara teknis sesuai petunjuk tim adipura dan harus ada kerjasama dengan KLH selaku leading sector adipura.
“Diperlukan kerjasama antar SKPD dan koordinasi yang mantap sehingga terdapat pembagian kerja yang jelas, agar bisa melaksanakan program ini dengan baik,” jelasnya.
Untuk pasar dan terminal, Walikota juga meminta untuk lebih menjaga ketertiban, kebersihan, penempatan bedak dan penanganan sampah nya termasuk tersedianya bak sampah basah dan kering.










