Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, AKP Oscar Stefanus Setja. Inset, korban R (3) semasa hidup.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Motif Dicky Setiawan, warga Kecamatan Candi, Sidoarjo, yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anak tirinya yang masih berusia tiga tahun hingga tewas, akhirnya terungkap. Dari pengakuannya, Dicky tega menganiaya korban R (3) lantaran rewel saat diberi makan.
"Dari hasil pemeriksaan, pelaku kesal karena korban rewel saat dikasih makan," ungkap Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, AKP Oscar Stefanus Setja, Rabu (3/11).
BACA JUGA:
- Sidang Kasus Penggelapan di Sidoarjo, PT Dynasti Indomegah Klaim Belum Terima Pembayaran
- Polresta Sidoarjo Ungkap 33 Kasus Narkotika Selama Mei 2026, Total BB Disita Hampir Rp45 Miliar
- Tinggal Sekamar Kos, Pria di Sidoarjo Setubuhi Anak Kandung Berusia 17 Tahun hingga Hamil
- Puluhan Atlet Berkuda Memanah Adu Skill Bersaing di Porkab Sidoarjo 2026
Diberitakan sebelumnya, Dicky Setiawan menjadi bulan-bulanan massa di kawasan Dusun Kedungkampil, Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong. Senin (1/11) lalu. Diduga pria tersebut melakukan aksi penganiayaan hingga menyebabkan anak tirinya, R (3) tewas.
Mulanya warga mendapat kabar bahwa R, putri Wiwik Agustin, meninggal dunia dan hendak dimakamkan di rumahnya di kawasan Dusun Kedungkampil, Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong. Selepas sholat maghrib, warga berencana memandikan, mensholati jenazah, hingga mengantarkan ke tempat peristirahatan.
Namun saat dimandikan, warga sempat curiga dengan kondisi jenazah R yang dipenuhi luka lebam. Sehingga temuan itu akhirnya dilaporkan ke polisi.
"Saya curiga jenazah korban ada kejanggalan saat dimandikan. Mata korban tidak terpejam, setelah kain kebaya itu dibuka, keseluruhan tubuh korban banyak luka memar dan bekas sulutan rokok. Dan di bagian kepala tertutup rambut, juga terdapat luka, " ujar warga setempat, Cak Mat, Senin (1/11/2021).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




