Pemkab Pamekasan dan Kantor Bea Cukai Madura saat memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya perundang-undangan cukai di Desa Bulangan, Kecamatan Pegantenan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggandeng Kantor Bea Cukai Madura tahun ini lebih agresif dalam mengedukasi perundang-undangan cukai ke seluruh masyarakat Bumi Gerbang Salam.
Sosialisasi cukai juga menggandeng tokoh masyarakat (tomas) dan tokoh agama (toga) agar edukasi cukai dapat lebih merata sampai pelosok-pelosok desa di 13 kecamatan ini.
BACA JUGA:
- Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemkab Pamekasan dan Medco Energi Tanam 370 Pohon di SGRP
- Pemkab Pamekasan Kembali Raih WTP, Jadi Capaian yang ke-12
- Bupati Pamekasan Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital saat Peringati Harkitnas 2026
- Rokok Ilegal Senilai Rp900 Juta Dimusnahkan Lanal Batuporon dan Bea Cukai di Bangkalan
Mereka bergerak sinergi sosialisasi dan edukasi ke berbagai daerah yang juga melibatkan kelompok tani dan perwakilan pabrikan rokok lokal yang tersebar di Kabupaten Pamekasan.
Seperti saat sosialisasi di Desa Bulangan, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Rabu (29/9/2021). Dalam kegiatan itu, bea cukai memberikan edukasi kepada masyarakat terkait manfaat cukai dan pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Juga dipaparkan berbagai serta dampak negatif rokok ilegal bagi masyarakat jika nantinya tetap beredar dengan bebas di pasaran.
Tesar Pratama dan Untung Triono dari Kantor Bea Cukai Madura, mengatakan sosialisasi juga menyisir kawasan pesisir selatan Pamekasan. Antara lain di Balai Desa Kramat dan Balai Desa Bukek yang diikuti masing-masing perwakilan dari 7 desa sekitar.
“Diharapkan masyarakat melek cukai, tidak terlibat dalam industri rokok ilegal, baik terkait produksi atau penyebaran rokok ilegal,” tukasnya.
Kata dia, Pamekasan memang harus lebih gencar dalam mengedukasi perundang-undangan cukai kepada seluruh masyarakat, karena sebagai kabupaten yang menerima anggaran DBHCHT paling besar di wilayah Pulau Garam.
"Dengan meningkatnya wawasan masyarakat terkait cukai, tentunya akan lebih besar lagi pemasukan anggaran DBHCHT untuk kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (adv/pmk1/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




