Menurut Syafiuddin, untuk lolos ke parlemen remaja, Arsyad Habilillah harus melalui proses ketat. Ia lolos ke perlmen remaja di DPR RI bersama 131 peserta dari SMA, SMK, MA, dan sederajat dari 80 pemilihan seluruh Indonesia.
"Untuk lolos ke 131 peserta tidak mudah karena harus memiliki kemampuan public speaking, memiliki kemampuan penulisan esai, serta kemampuan pembuat video kampaye singkat," papar Syafiuddin.
Ia berharap, Arsyad Habilillah bisa mengharumkan masyarakat Madura. Karena itu harus berjuang sebagai wakil dari Pulau Madura. “Buktikan bahwa masyarakat Madura mampu bersaing dengan daerah lain,” katanya.
Menurut dia, Arsyad Habilillah bisa menjadi contoh, role model remaja Madura yang mampu tampil di kancah nasional, sehingga akan memberikan dampak positif bagi remaja Madura ke depan.










