Itulah rumah konglomerat Afghanistan: Abdul Rashid Dostum. Ia jagoan, jenderal, kaya-raya, dan pernah jadi calon presiden –meski gagal.
Dostum dari daerah utara. Sukunya Uzbek. Ia tidak tamat SMA. Ia dari keluarga petani. Saat muda ia jago berkelahi. Ditakuti. Lalu jadi tentara. Lebih ditakuti lagi.
BACA JUGA:Di Makassar, Prof Kiai Asep: Pesantren Harus Lahirkan Ulama, Pemimpin dan Konglomerat Besar
Ia memiliki bakat menjadi ketua kelompok. Ia lantas punya massa dalam jumlah besar. Khususnya di kawasan utara Afghanistan.
Begitu hebatnya sehingga ia punya nama panggilan hebat: Pasha. Yang artinya ”raja”.










