Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad memberikan sembako dan santunan untuk anak yatim bersama Keluarga Besar DPC Gerindra Kabupaten Pasuruan di Bangil, Sabtu (21/8).
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Tingginya angka kematian Covid-19, menyebabkan banyak anak-anak yang menjadi yatim lantaran ditinggal mati orang tuanya. Meski, belum bisa dipastikan berapa jumlah anak yang menjadi yatim dadakan lantaran bencana non alam tersebut.
Kondisi tersebut diharapkan menjadi perhatian semua pihak, termasuk pemerintah dituntut ikut hadir di tengah-tengah mereka memberikan bantuan. Mulai dari sandang, papan, dan pendidikan agar mereka tetap semangat dan tidak kehilangan impiannya.
BACA JUGA:
- PT BKMS Santuni Anak Yatim dan Salurkan 2.300 Sembako untuk Warga Kawasan JIIPE
- Gus Qowim Serahkan 405 Bingkisan untuk Anak Yatim dan Lansia di Yayasan Panti Asuhan NU An-Nuur
- Mas Dhito dan Mbak Cicha Ajak 200 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Kediri Town Square
- Bupati Sidoarjo Ajak Seluruh Masyarakat Peduli Yatim Piatu
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur (Jatim) Anwar Sadad di sela-sela kegiatan pemberian sembako dan santunan untuk anak yatim bersama Keluarga Besar DPC Gerindra Kabupaten Pasuruan di Bangil, Sabtu (21/8).
"Perlu ada perhatian dan pemberian motivasi bagi anak-anak yatim dan piatu tersebut agar mereka bangkit," kata Anwar Sadad.
Menurut Anwar Sadad, jumlah kasus kematian Covid-19 memang tinggi untuk di wilayah Jatim. Diperkirakan ada 26 ribu orang yang meninggal karena Covid-19. Dampaknya, ribuan anak menjadi yatim dan piatu.
"Kondisi itu jelas sangat memprihatinkan. Sebab, kehilangan orang tua bisa mempengaruhi kondisi psikologis mereka. Mimpi besar yang ingin dicapai, bisa hilang. Hal inilah yang menjadi perhatian kami, Keluarga Besar Gerindra. Untuk terus memberikan motivasi supaya mereka bisa mengejar mimpinya," imbuhnya.
Politikus asal Pasuruan itu menambahkan, perhatian yang diberikan tidak cukup hanya dengan memberikan santunan. Tetapi juga dengan memberikan support agar anak-anak tersebut tetap semangat dan tidak patah arang dalam mengejar mimpinya.
Partai Gerindra sendiri, kata Anwar Sadad, sudah menggagas program berupa Children Wow Day (CWD) untuk memberikan motivasi bagi anak-anak, terutama mereka yang kehilangan orang tuanya.
"Kami memberikan pendampingan agar mereka bisa bangkit. Tidak terpuruk atau merasa minder karena ditinggal mati orang tuanya," pungkasnya. (bib/par/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




