Gubernur Jawa Timur Khofifah indar Parawansa saat melakukan pemantauan langsung pelaksanaan vaksinasi di gedung Soetardjo dan gedung Auditorium UNEJ. Sabtu (31/7). foto: Yudi Indrawan/ Bangsaonline.com
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) mendapat suplai vaksin sebanyak 5.000 vaksin dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Hal itu dilakukan untuk mempercepat pembentukan herd immunity kelompok masyarakat di Kabupaten Jember.
Meski demikian, upaya percepatan vaksinasi tersebut tidak akan mengurangi kouta vaksin di Jember itu sendiri.
BACA JUGA:
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur Khofifah dan 1.125 Warga Angkut 10 Ton Sampah di Surabaya
- Gubernur Khofifah Tinjau Proses Ambil Pin dan Verifikasi Data Calon Murid di 2 Sekolah Madiun
- Jawa Timur Raih Penghargaan Penurunan Pengangguran Terbaik
- Jawa Timur Jadi Produsen Padi Terbesar Nasional 2026
Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah indar Parawansa saat melakukan pemantauan langsung pelaksanaan vaksinasi di gedung Soetardjo dan gedung Auditorium UNEJ. Sabtu (31/7).
“Kita ingin memastikan bahwa proses akselerasi vaksinasi yang dilakukan di berbagai daerah dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.

Menurut dia, upaya akselerasi tersebut dilakukan agar pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan maksimal. “Kenapa saya menyebut akselerasi, karena pada dasarnya Pemkab juga sudah melaksanakan, namun karena luasnya Kabupaten Jember sehingga banyak masyarakat yang membutuhkannya maka upaya ini sebagai langkah strategis untuk melakukan percepatan agar herd immunity segera terbentuk,” ujarnya
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




