Kasdam dan Wakapolda Jatim melihat dari dekat kegiatan vaksinasi di Kedungpring, Lamongan.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Pangdam V/Brawijaya yang diwakili oleh Kasdam Brigjen TNI Agus Setiawan bersama Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Lamongan guna meninjau pelaksanaan vaksinasi dan Rutilahu (rumah tidak layak huni), Kamis (29/7).
Dalam kunker tersebut didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Kapolres AKBP Miko Indrayana, dan Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono.
BACA JUGA:
- Motor Diduga Hasil Curian Ditemukan di Pinggir Jalan Kembangbahu Lamongan, Pemilik Terlacak Lewat WA
- Ayah Tiri di Surabaya Cabuli Anak Kembar hingga Salah Satu Korban Hamil 6 Bulan
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
- Kado Hari Jadi ke-457 Lamongan, RSUD Ngimbang Resmikan 3 Unit Layanan Baru
Ketika meninjau pelaksanaan program Rutilahu dan jamban keluarga milik Sarning di Dusun Carangbang Kecamatan Kedungpring, Kasdam Agus Setiawan mengungkapkan bahwa program ini merupakan program tahunan Pemprov Jatim, dengan alokasi 2.000 rumah yang dibagikan kepada 10 kodim. Dengan demikian, setiap kodim memperoleh alokasi 200 rumah.
Kategori penerima bantuan Rutilahu menurut Kasdam Agus adalah yang memiliki dinding sesek (anyaman bambu), lantainya masih dari tanah, atap masih perlu renovasi, dan juga dilihat dari mata pencaharian penerima bantuan.
"Ini selalu kita survei sehingga diharapkan tepat sasaran dan bisa menyejahterakan masyarakat yang kurang mampu. Nilai per unit rata-rata Rp 15 juta, tapi kenyataannya bisa over karena bantuan masyarakat sekitar, kepolisian dan pemerintah daerah setempat," terangnya.
Setelah melakukan peninjauan Rutilahu, Kasdam V/Brawijaya bersama Wakapolda Jatim melakukan peninjauan pelaksanaan serbuan vaksin di PT. Interkraft. Kasdam Agus menjelaskan bahwa vaksinasi tersebut untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat di sekitar perusahaan. Ditambahkannya bahwa target vaksinasi hari ini sebanyak 4 ribu vaksin Sinovac.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




