Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau langsung penanganan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Sabtu (12/6/2021).
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau langsung penanganan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Sabtu (12/6/2021).
Dalam kunjungannya kali ini, keduanya turut mengajak tokoh masyarakat dan ulama untuk bersinergi bersama memutus rantai penyebaran Covid-19.
BACA JUGA:
- Presiden Prabowo Janjikan Bintang Mahaputera untuk Kapolri dan Panglima TNI, ini Alasannya
- Wisatawan Jatim Naik 31 Persen, Kapolda Jatim Pastikan Pengamanan Tetap Ketat Pasca Operasi Ketupat
- Pastikan Seluruh Layanan Optimal, Kapolri Tinjau Posko Terpadu Mudik Lebaran di Stasiun Gubeng
- Kunjungi Purabaya, Kapolri Listyo Sigit Pastikan Sopir Bus Bebas Narkoba dan Armada Layak Jalan
Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, sinergitas antara forkopimda, tokoh masyarakat dan tokoh agama penting dilakukan, sehingga sosialisasi dan edukasi tentang disiplin mematuhi protokol kesehatan bisa dipatuhi oleh masyarakat.
"Masker menjadi salah satu cara menekan angka penularan Covid-19. Tapi masalahnya, disiplin menggunakan cukup rendah di Madura, padahal masker menjadi salah satu alat yang bisa mengurangi penyebaran Covid-19. Baik yang sehat maupun yang sakit," jelas Jenderal Listyo.
Oleh sebab itu, dalam kesempatan ini pihaknya mengajak tokoh agama dan masyarakat agar dapat mengedukasi masyarakat dalam pelaksanaan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment). Hal ini disebabkan, hingga saat ini masyarakat masih sulit untuk melakukan tes swab antigen.
"Mohon bantuan disampaikan agar kami bisa mengobati dan memisahkan. Karena masyarakat masih banyak yang tidak mau swab. Padahal tujuannya agar kami bisa tahu siapa yang sehat dan sakit serta bisa dipisahkan," ujarnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




