Kamis, 29 Juli 2021 15:37

​Antisipasi Naiknya Kasus Covid-19 Jelang Idul Fitri, Wali Kota Kediri Ikuti Tiga Arahan Presiden

Rabu, 28 April 2021 21:15 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
​Antisipasi Naiknya Kasus Covid-19 Jelang Idul Fitri, Wali Kota Kediri Ikuti Tiga Arahan Presiden
Dari kiri: Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Kediri Sofyan Selle, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, dan Kapolres Kediri Kota AKBP Eko Prasetyo saat mengikuti arahan Presiden Jokowisecara virtual. foto: ist.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dan jajaran Forkopimda Kota Kediri mengikuti arahan Presiden Republik Indonesia secara virtual di Ruang Joyoboyo, Rabu (28/4). Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut diikuti oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia.

Ada beberapa poin penting yang menjadi fokus utama pembahasan sekaligus catatan untuk seluruh kepala daerah. Di antaranya antisipasi mudik jelang lebaran, vaksinasi, dan pemulihan ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo mengimbau seluruh kepala daerah untuk berhati-hati dan waspada terlebih ketika libur panjang menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pasalnya, saat libur panjang kasus aktif Covid-19 di Indonesia cenderung mengalami kenaikan.

Presiden mencontohkan seperti tahun lalu ketika libur Idul Fitri, kasus aktif Covid-19 naik sampai 93 persen. Pada libur tahun baru naik sampai 78 persen. Pada bulan Januari, penambahan kasus harian mencapai 14 ribu sampai 15 ribu kasus. Namun sekarang sudah berada di angka 4.000 sampai 6.000.

BACA JUGA : 

Kota Kediri Kembali Sabet Penghargaan Kota Layak Anak Tingkat Madya

Seluruh OPD Kota Kediri Dikerahkan Bantu Salurkan Paket Sembako

Wali Kota Kediri Tinjau Penyaluran Bantuan Sosial Beras untuk 21.998 KPM

Kilas Balik Sejarah Hari Jadi Kota Kediri ke-1142, Pemkot Pamerkan Foto Tempoe Doeloe

“Sekecil apapun kasus aktif yang ada di provinsi, kabupaten dan kota yang Bapak-Ibu pimpin, jangan kehilangan kewaspadaan. Ikuti angkanya, ikuti kurvanya secara harian. Begitu naik sedikit segerakan untuk ditekan kembali agar terus menurun,” ujar Presiden Jokowi.

Para kepala daerah dan forkopimda juga diminta untuk terus mengimbau dan mengingatkan masyarakat terkait larangan mudik dan selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan. Presiden Joko Widodo juga menekankan untuk terus melakukan vaksinasi masal di daerah.

“Hati-hati dengan mudik lebaran. Oleh sebab itu harus disampaikan terus mengenai larangan mudik. Yang paling penting bukan penyekatan, namun bagaimana kita menekankan disiplin yang ketat terkait dengan protokol kesehatan,” terangnya.

Mengenai vaksin, Presiden Jokowi menginstruksikan untuk segera menyegerakan vaksinasi. Serta memerintahkan jangan sampai ada vaksin yang distok. Hanya mentolerir stok sebanyak 5 persen.

“Segera suntikkan kepada target prioritas. Sampai 27 April ini yang kita suntikkan kurang lebih ada 19 juta dosis. Dan ini harus kita kejar terus agar target kita di bulan Juli nanti bisa mencapai kurang lebih 70 juta orang,” imbuhnya.

Lebih lanjut Jokowi juga menyampaikan, terkait ekonomi yang saat ini hampir menuju pada posisi normal. Secara nasional di tahun 2021, target pertumbuhan ekonomi mencapai 4,5 sampai 5,5 persen.

Hal ini bisa tercapai tergantung pada pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua Tahun 2021. Artinya bulan April sampai Juni sangat menentukan. Apabila bisa menekan Covid-19 tanpa membuat guncangan di ekonomi itu merupakan sebuah keberhasilan.

Saat ini pabrik, industri, manufaktur sudah bergerak. Sebelum pandemi berada di angka 51 dan sekarang justru sudah di atas kenormalan sebelum pandemi yaitu di angka 53,2.

“Saya juga mengajak kepada seluruh provinsi, kabupaten dan kota segerakan belanja pemda. Baik belanja aparatur maupun belanja modal sehingga terjadi peredaran uang yang ada di daerah. Bansos, bantuan UMKM, BLT desa segera dorong agar ini bisa tersampaikan kepada masyarakat,” ajaknya.

Menanggapi arahan presiden, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan, Pemerintah Kota Kediri bersama TNI/Polri terus berkoordinasi dalam upaya mengimbau masyarakat untuk tidak mudik dan mengingatkan masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan.

Pemerintah Kota Kediri juga sudah menyiapkan ruang karantina di 46 kelurahan. Selain itu, juga telah memaksimalkan jatah vaksin yang diberikan pemerintah pusat. Hingga bulan April 2021, ada 40.671 vaksin dosis pertama dan 19.548 vaksin dosis kedua yang disuntikkan untuk tenaga kesehatan, pelayan publik, serta lansia di Kota Kediri.

Di sektor ekonomi, Wali Kota Kediri menyampaikan, Pemerintah Kota Kediri sudah melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan memfasilitasi pelaku UMKM untuk promosi lewat akun pribadinya.

Ia juga telah menginstruksikan Dinas Sosial agar bantuan yang diberikan kepada masyarakat bisa segera dicairkan.

Terakhir, ia mengimbau masyarakat untuk menahan diri di bulan Ramadan dan Syawal. “Dalam setiap kesempatan, saya selalu ingatkan kepada masyarakat pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Kita juga imbau untuk tidak mudik, karena Hari Raya Idul Fitri tahun ini kita masih dalam masa pandemi jadi rentan untuk tertular dan menularkan virus,” pungkasnya. (uji/ian)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...