Senin, 10 Mei 2021 04:47

Ini Sebab Dishub Tuban Tak Bisa Berbuat Banyak Terkait Minimnya Rambu JLS

Selasa, 20 April 2021 18:42 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
Ini Sebab Dishub Tuban Tak Bisa Berbuat Banyak Terkait Minimnya Rambu JLS
JLS Kabupaten Tuban yang minim rambu lalu lintas.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Keberadaan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kabupaten Tuban sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Namun, minimnya rambu-rambu lalu lintas yang tersedia membuat warga harus ekstra hati-hati saat melintas.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tuban Gunadi mengakui, pihaknya memang belum bisa berbuat banyak terkait minimnya sarana prasarana lalu lintas yang tersedia. Mengingat, jalan tersebut masih menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Sampai saat ini kami belum bisa berbuat banyak karena jalan ini ranahnya Dinas PUPR. Ibaratnya kalau rumah belum diserahkan apa kita bisa menempati," ujar Gunadi saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Selasa (20/4/2021).

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, jalan tersebut juga harus melalui uji layak fungsi sebelum diperasionalkan penuh. Namun saat ini, forum lalu lintas sudah dapat mengoperasionalkan jaln tersebut secara terbatas. Tetapi semuanya harus mendapat rekomendasi teknis dari Dinas PUPR.

BACA JUGA : 

Kasus Baru Meningkat dalam Dua Pekan, Tuban Jadi Zona Oranye Covid-19

Demam Belanja Jelang Lebaran hingga Timbulkan Kerumunan, Wabup Tuban: Itu Sulit Dihindari

Menyesuaikan Nomenklatur Baru, Sejumlah OPD di Tuban Bakal Dirombak

Pemkab Tuban Cabut Aturan Moratorium Pendirian Toko Modern

"Forum Lalu Lintas Tuban (Dishub dan Satlantas) akan bergerak kalau sudah mendapat rekomendasi teknis dari Dinas PUPR," ujarnya.

Mantan Sekretaris Dishub ini menambahkan, pihaknya sudah mendorong Dinas PUPR untuk segera berkomunikasi dengan Bina Marga Provinsi, dan Balai Besar Penyelenggara Jalan Nasional terkait pemasangan rambu.

Dari hasil identifikasi yang dilakukan, setidaknya terdapat 30 titik persimpangan di jalur sepanjang 19 kilometer tersebut. Baik simpang tiga maupun simpang empat.

"Yang jelas kami sudah identifikasi jumlah kebutuhan rambu-rambu jalan, meskipun saat ini masih belum tercukupi," imbuhnya.

Karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat utamanya kendaraan bertonase berat untuk menghindari penggunaan JLS, dan sementara menggunakan jalur resmi yang sudah ada. Pasalnya, jalan tersebut belum dioperasionalkan secara resmi. Namun, kendaraan pribadi dan roda dua bisa memanfaatkan sambil menunggu proses kelengkapan dan uji layak fungsi. (gun/ian)

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Minggu, 09 Mei 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tulisan Dahlan Iskan kali ini sangat menyentuh. Tentang prahara rumah tangga pemilik Gedung Empire Palace Surabaya: Gunawan Angkawidjaja dan istrinya, Chin Chin atau Trisulowati.Menurut Dahlan Iskan, Gunawan bukan ha...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...