Rabu, 12 Mei 2021 03:25

Korban Investasi Bodong di Banyuwangi Terus Bertambah

Selasa, 13 April 2021 14:23 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Teguh Prayitno
Korban Investasi Bodong di Banyuwangi Terus Bertambah
Korban investasi bodong melapor ke Mapolresta Banyuwangi.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Korban dugaan penipuan investasi bodong berkedok trading di Banyuwangi terus bertambah. Puluhan warga yang mengaku menjadi korban penipuan investasi bodong itu pun ramai-ramai melaporkan ZS alias Icha Blonde ke Posko Pengaduan Investasi Bodong Polresta Banyuwangi, Selasa (13/4/2021).

Selain sejumlah warga sekampung ZS di Kelurahan Lateng, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, beberapa orang yang dari luar kampung ZS juga ada yang menjadi korban.

Mereka menginvestasikan uangnya kepada ZS yang hanya lulusan sekolah dasar (SD) tersebut, karena teperdaya akan iming-iming keuntungan besar hingga 50% yang dijanjikan dalam waktu yang singkat.

Nilai kerugian korban pun bervariasi, mulai dari puluhan jutaan hingga ratusan juta rupiah. Bahkan ada satu nama member yang menginvestasikan dananya hampir Rp. 1 miliar.

BACA JUGA : 

H-2 Lebaran, Kakorsabhara Polri Pantau Pos Penyekatan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

Klaster Tarawih di Banyuwangi Jadi 64 Orang, Dusun Yudomulyo Lockdown

Muncul Klaster Tarawih di Banyuwangi, Puluhan Warga Ringintelu Positif Covid-19, 6 Meninggal

Polresta Banyuwangi Salurkan 1.475 Kg Beras Zakat Fitrah

Selvi, salah seorang korban mengaku kenal dengan terlapor, karena dulunya ia pelanggan ZS saat masih berjualan nasi geprek. Lalu, setelah melihat status media sosial ZS yang menawarkan investasi dengan keuntungan besar, Selvi pun ingin tahu dan akhirnya mencoba ikut investasi tersebut dengan mentransferkan sejumlah uang ke rekening ZS.

"Awalnya saya mencoba mulai dari angka kecil beberapa kali, dan terbukti diberikan untung," kata Selvi kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (13/4/2021).

Namun setelah Selvi mencoba menginvestasikan uangnya hingga puluhan juta pada bulan Februari 2021 lalu, bukannya untung, malah buntung yang dia dapatkan.

"Kalau saya pribadi nilai kerugiannya Rp. 51.500.000,-. Dana itu gabungan dari uang kakak saya dan teman yang nunut ikut," ungkap Selfie.

Selvi menyadari telah menjadi korban penipuan, setelah uang yang diinvestasikan tidak kunjung cair. Ia pun menanyakan investasinya kepada ZS, tetapi hanya mendapatkan jawaban dengan alasan yang berbelit-belit. Bahkan dia menemukan kejanggalan transaksi yang dilakukan ZS.

"Alasan ZS tidak bisa cair, karena katanya kesalahan admin. Tetapi setelah saya kroscek ke adminnya, ternyata tidak. Kemudian saya cari tahu lebih dalam, ternyata ada transaksi ZS yang diduga dipalsukan," jelasnya.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin melalui Kanit Harda Satreskrim Polresta Banyuwangi Ipda Didik Hariyono mengatakan, hingga kini kepolisian masih mendata korban investasi bodong oleh ZS.

"Jumlah pasti korban, kami masih belum tahu karena masih kami data terus. Untuk sementara masih ada 25 orang. Kemungkinan bisa bertambah karena masih ada korban yang berdatangan," kata Didik.

Adapun bukti-bukti yang dilampirkan oleh para korban investasi bodong tersebut berupa bukti transfer dan screenshot status ZS saat menawarkan investasi bodong hingga screenshot bukti percakapan di WhatsApp grup yang bernama Rakyat PT. Sugih Bersama.

"Kami mengimbau kepada warga yang merasa menjadi korban penipuan investasi bodong ini untuk segera melaporkan ke Posko Pengaduan Investasi Bodong Polresta Banyuwangi," pungkasnya. (guh/rev)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 11 Mei 2021 06:09 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Penangkapan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mengagetkan banyak pihak. Terutama karena itu terkenal sebagai pengusaha kaya raya. Bahkan mengaku punya 36 perusahaan.Tapi Dahlan Iskan mengaku kaget dan tidak kaget? Kena...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...