Senin, 10 Mei 2021 04:59

Arogan di Jalan, Ratusan Anggota Pencak Silat di Tuban Keroyok Perguruan Lain, 3 Orang Luka

Minggu, 11 April 2021 21:23 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
Arogan di Jalan, Ratusan Anggota Pencak Silat di Tuban Keroyok Perguruan Lain, 3 Orang Luka
Aksi tawuran sesama pesilat di Jenu, Kabupaten Tuban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Aksi arogan saat berkonvoi di jalan raya, membuat ratusan anggota pendekar atau pencak silat di Kabupaten Tuban terlibat tawuran dengan pengguna jalan, tepatnya di Kawasan Industri Tuban (KIT) Kecamatan Jenu pada Minggu (11/4).

Menurut saksi mata, aksi tawuran tersebut terjadi ketika rombongan ratusan anggota pencak silat konvoi menuju arah timur atau Kota Tuban. Ketika berada di sekitar wilayah KIT, tiba-tiba rombongan pendekar itu langsung menyerang tiga pengendara yang sedang nongkrong.

"Gak tahu apa permasalahannya mas, tapi tiba-tiba langsung terjadi tawuran," ujar sumber yang enggan disebutkan namanya saat diwawancarai.

Saksi mata ini menyampaikan, rombongan konvoi yang merupakan anggota pencak silat itu memang sangat mengganggu pengguna jalan lain. Pasalnya, selain terlibat tawuran, mereka juga bersikap arogan pada pengguna jalan lain. Termasuk, menggedor-gedor mobil yang lewat.

BACA JUGA : 

Tabrak Truk Tronton, Pengendara Motor di Tuban Tewas di Tempat

Kasihan, Hidup Sendirian, Pria di Tuban ini Ditemukan Tewas di Sofa

Kasus Baru Meningkat dalam Dua Pekan, Tuban Jadi Zona Oranye Covid-19

289 Personel Gabungan Siap Halau Pemudik yang Masuk Tuban

"Walah mas, sangat arogan dan jalan raya dibuat sendiri. Terpaksa saya mengalah," imbuh sopir truk itu.

Kapolsek Jenu Polres Tuban, AKP Rukimin saat dikonfirmasi membenarkan jika terdapat perkelahian antara anggota pencak silat dengan 3 orang yang sedang nongkrong di KIT. Belakangan diketahui 3 orang yang dikeroyok tersebut merupakan anggota pencak silat dari perguruan lain. "Kejadiannya sekitar pukul 12.30 WIB," timpal AKP Ruki.

(Konvoi anggota pencak silat sedang menggedor-gedor sebuah mobil yang lewat)

Ia menjelaskan, sebelum terjadi tawuran, awalnya ratusan anggota pencak silat yang berasal dari Babat, Kabupaten Lamongan dan Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban itu hendak menuju Wisata Panti Semilir. Tujuannya, kopi darat (kopdar) dengan temannya sesama perguruan yang berasal dari Bancar, Bangilan, dan Kerek.

Tetapi sebelum masuk ke lokasi wisata, mereka dihadang oleh anggota Polri dan TNI. Mengingat saat ini masih pandemi Covid-19 sehingga tidak boleh berkerumun.

"Saat kembali ke arah timur itulah mereka terlibat perkelahian dengan warga yang menggunakan kaos dari perguruan lain," beber Ruki.

Mantan Kasatlantas Polres Ngawi ini menambahkan, akibat aksi tawuran itu membuat 3 orang mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan di rumah sakit. Selain terdapat korban, 2 unit motor juga rusak parah.

Saat ini, sebanyak 5 orang diduga pelaku sudah diamankan dan sedang diperiksa oleh petugas kepolisian. Petugas juga mengamankan Barang Bukti (BB) berupa batu, kayu, rantai, dan sajam. Tak hanya itu, polisi juga menyita bendera dan kaos perguruan sebagai barang bukti.

"Saat ini kasus yang terjadi tadi sudah dilimpahkan ke Polres Tuban. Dan saya sudah berkoordinasi dengan Pak Kasatreskrim," tutur Rukimin.

Pasca terjadinya aksi tawuran itu, pihak kepolisian akan mempertemukan seluruh sesepuh atau tokoh perguruan pencak silat di Kabupaten Tuban. Polisi berharap, setelah kejadian ini seluruh perwakilan perguruan diminta merapatkan barisan agar tidak terjadi kekisruhan lagi. (gun/ian)

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Minggu, 09 Mei 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tulisan Dahlan Iskan kali ini sangat menyentuh. Tentang prahara rumah tangga pemilik Gedung Empire Palace Surabaya: Gunawan Angkawidjaja dan istrinya, Chin Chin atau Trisulowati.Menurut Dahlan Iskan, Gunawan bukan ha...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...