Kamis, 24 Juni 2021 19:46

Jaga Tanah Leluhur, Warga Gulomantung Gresik Tolak Pembangunan Pabrik Logam

Selasa, 06 April 2021 18:00 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Jaga Tanah Leluhur, Warga Gulomantung Gresik Tolak Pembangunan Pabrik Logam
Suasana pertemuan antara warga dengan pihak PT Indo Metal Recycle di Kantor Kelurahan Gulomantung. (foto: SYUHUD/BANGSAONLINE)

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Warga Kelurahan Gulomantung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik menolak rencana pembangunan PT Indo Metal Recycle di kelurahan setempat. Penolakan ini terungkap dalam pertemuan antara warga, pihak perusahaan, dan forkopimcam yang difasilitasi oleh Lurah Gulomantung Wiwit Indahyati di Kantor Kelurahan Gulomantung, Selasa (6/4/2021).

Akhmad Zainudin Fuad, Tokoh Masyarakat Kelurahan Gulomantung menyatakan bahwa warga menolak jika yang dibangun bukan gudang. "Kalau yang dibangun bukan gudang, kami menolak," ucap Akhmad Zainudin Fuad.

Menurut Kang Fuad, sapaan akrabnya, warga Gulomantung sudah berkirim surat kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), dan Ketua DPRD Much. Abdul Qodir soal penolakan pendirian PT Indo Metal Recycle. "Insya Allah, beliau-beliaunya merespons apa yang diinginkan warga," jelasnya.

Dalam pertemuan itu, Kang Fuad menyayangkan pihak perusahaan yang hanya menghadirkan perwakilan, bukan manajemen PT Indo Metal Recyle. "Ini menunjukkan tak ada itikad baik dari perusahaan," cetusnya.

BACA JUGA : 

Tekan Sebaran Covid-19, Bupati Gus Yani Bersama Forkopimda Gelar Rapat Evaluasi

Gelar Sosialisasi Perda 14/2020, DPUTR Gresik: Masih Ada Pelaku Jasa Konstruksi Tak Paham Aturan

DPRD Gresik Sepakat Pembahasan Raperda Tahap I Tanpa Usulan Eksekutif

Update Covid-19 di Gresik: Positif Tambah 16 Orang, Sembuh 6

Ditambahkan Kang Fuad, keberadaan pabrik di Gulomantung sudah cukup. Apalagi, selama ini tak ada kontribusi ke warga. "Tak ada kontribusi. Hanya polusi saja selama ini yang kami rasakan," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Fuad juga meminta dibuatkan berita acara terkait hasil rapat yang menyatakan menolak pembangunan PT Indo Metal Recycle. "Kami bukan antiindustri. Kalau bukan gudang, kami dengan tegas menolak. Ini harga mati," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa PT Indo Metal Recycle belum kantongi izin. Seperti izin peralihan izin mendirikan bangunan (IMB). "Jadi, surat yang kami kirim ke pemerintah bentuk preventif kami," terangnya.

"Gulomantung ini tanah leluhur kami. Kami akan mati di sini. Makanya, semaksimal mungkin saya akan menjaga tanah leluhur kami," pungkasnya.

Senada, Ketua RT 07 RW 02 Kelurahan Gulomantung Andik mengungkapkan bahwa pihak PT Indo Metal Recycle tak pernah minta izin ke warga sebelum melakukan pembangunan. "Saya ditegur warga karena ada aktivitas padahal tak pernah minta izin warga," katanya.

Selain tak ada izin warga, kata Andik, pihak PT Indo Metal Recycle belum kantongi izin dari Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kabupaten Gresik. "Saya sudah cek ke perizinan, izin PT Indo Metal Recycle belum ada," ungkapnya.

Sementara itu, Rico, Perwakilan PT Indo Metal Recycle menyatakan bahwa perusahaannya berencana membuat industri logam dasar bukan besi, salah satunya batang kuningan. "Saat ini pabrik belum start," ujarnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, yakni Sekcam Kebomas Zainul, Kapolsek Kebomas Kompol Yulianto, dan Danramil Kebomas. (hud/zar)

Pasuruan Zona Merah, Vaksinasi Digencarkan
Selasa, 22 Juni 2021 23:42 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Polres Pasuruan Menggelar Vaksinasi Massal Selasa Siang Tadi(22/06/2021). Vaksinasi Ini Dilakukan Di Alam Terbuka, Tepatnya Di Wilayah Prigen, Kabupaten Pasuruan. Warga Terlihat Antusias Mengantre Untuk Mengikuti Vaksi...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Kamis, 24 Juni 2021 07:56 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sejak Covid-19 melonjak lagi secara drastis, penanganan Covid-19 tampak kewalahan. Vaksinasi belum maksimal. Alternatif lain belum mendapat izin. Bahkan konvalesen kini jadi barang langka.Benarkah? Silakan simak tuli...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...