Senin, 10 Mei 2021 06:25

Kepala DPMD Kabupaten Madiun: Desa Mandiri Jangan Hanya Sekadar Status Saja, Wujudkan Sesuai Realita

Senin, 05 April 2021 19:39 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Hendro Utomo
Kepala DPMD Kabupaten Madiun: Desa Mandiri Jangan Hanya Sekadar Status Saja, Wujudkan Sesuai Realita
Kepala DPMD Kabupaten Madiun Joko Lelono (masker putih) bersama Tim Desa Kare Lomba Gotong Royong Tingkat Provinsi Jawa Timur dan Muspika Kecamatan Kare.

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Desa Kare menjadi salah satu desa di Kabupaten Madiun yang statusnya sudah ditetapkan menjadi Desa Mandiri berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM).

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Madiun Joko Lelono berpesan agar status desa mandiri tidak sekadar administrasi, tapi benar-benar diwujudkan dalam realita sehari-hari.

"Desa Kare sudah berstatus mandiri, tapi apakah ini sudah sesuai realita atau hanya administrasi?," ujar Joko Lelono saat selesai penilaian Lomba Gotong Royong Tingkat Jawa Timur, Senin (5/4).

"Pendapatan asli desa berapa? Jika diputus bantuan balik grembyang apa ndak (kembali seperti semula apa tidak)?," tanya Joko di depan Tim Desa Lomba Gotong Royong.

BACA JUGA : 

BKIPM Surabaya I Bersama Komisi IV DPR RI Salurkan 900 Paket Ikan di Madiun

​BUMDes Karya Makmur Madiun Gandeng Pemuda Kembangkan Ternak Modern

Wali Kota Madiun Pastikan Pembangunan RRT Berdampak Positif bagi Ekonomi Masyarakat

Cegah Tanah Longsor, Pemkab Madiun Tanam 700 Bibit Akar Wangi di Desa Cermo

Agar benar-benar bisa mewujudkan kemandirian desa, Joko Lelono berpesan kepada seluruh desa agar memaksimalkan pengelolaan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).

"Mumpung masih ada waktu, ayo di-refresh kembali BUMDes-nya, dimanaj, dimulai dari mana atau pembelajaran kembali BUMDes-nya," pesannya.

Ia mencontohkan sejumlah pengusaha kopi di Desa Kare, yang menurutnya bisa dikembangkan oleh BUMDes. "Kopi bisa masuk unit usaha BUMDes. Pak Sumadi (pengelola kopi di Desa Kare) jika mengembangkan sendiri berat, tapi kalau bisa masuk unit usaha bisa mendapatkan modal dan bagi hasil keuntungan. Bisa dibahas bersama. Cafe Kopi Kare Gunung sudah ada gagasan lama. Jika hanya ngopi, angkringan di Madiun banyak, tapi jika ngopi di pusatnya kopi sambil menikmati keindahan alam belum (ada), itu potensi yang bisa dikembangkan," pungkas Joko. (hen/rev)

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 10 Mei 2021 05:19 WIB
Oleh: Dahlan Iskan---LEBARAN kompak: hari Kamis, 13 Mei 2021. Maka, Disway edisi Rabu, Kamis, Jumat di sekitar Lebaran itu, saya akan menurunkan tiga tulisan tentang kebijakan energi untuk kebangkitan negeri.Lebaran tahun ini banyak waktu untuk memba...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...