Kamis, 05 Agustus 2021 00:02

Kurang Waspada, Nelayan di Tuban Tewas Usai Senggol Badan Truk

Jumat, 02 April 2021 19:21 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Kurang Waspada, Nelayan di Tuban Tewas Usai Senggol Badan Truk
Kondisi korban tergeletak di jalan sebelum dievakuasi petugas.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kecelakaan maut yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Tuban. Kali ini melibatkan pengendara sepeda motor dengan sebuah truk di Jalan RE. Martadinata, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

Seorang pengendara sepeda motor bernama Khusnun Niam (23) warga Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban meninggal dunia di lokasi kejadian usai ditabrak sebuah truk yang belum diketahui identitasnya.

"Korban meninggal dunia di TKP," ungkap Kanit Laka Satlantas Polres Tuban, Ipda Eko Sulistiyo kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (2/4/2021).

Ipda Eko menjelaskan, mulanya korban yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan itu mengendarai sepeda motor bernomor polisi S-6747-GR dari arah barat dengan kecepatan tinggi. Saat sampai di lokasi kejadian, korban berusaha mendahului kendaraan di depannya. Namun diduga karena tidak konsentrasi, kendaraan korban tiba-tiba oleng dan mengalami benturan dengan truk.

BACA JUGA : 

Masuk Wilayah PPKM Level 3, Kegiatan Ekonomi di Tuban Mulai Dibuka Kembali

Terdampak PPKM, Anggaran Bansos Untuk PKL di Tuban Baru Diusulkan di APBD

Korban KDRT di Tuban Terima Bantuan Motor Roda Tiga dari Baznas

Nakes di Tuban Segera Terima Vaksin Dosis Ketiga

Sementara pengemudi truk yang belum diketahui identitasnya itu justru tancap gas dan kabur meninggalkan korban yang tergeletak di tengah jalan.

"Belum diketahui identitas pengemudi truk, karena kabur melarikan diri. Korban ditinggalkan begitu saja," tuturnya.

Anggota Satlantas Polres Tuban yang tiba di lokasi kejadian usai mendapat laporan, langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan evakuasi korban. Petugas juga meminta keterangan dari beberapa saksi. 

"(kecelakaan, red) Diduga karena faktor pengendara motor kurang waspada. Kerugian material ditaksir sekitar Rp 1 juta," pungkasnya. (gun/rev)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Rabu, 04 Agustus 2021 11:59 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*69. Qaala satajidunii in syaa-a allaahu shaabiran walaa a’shii laka amraanDia (Musa) berkata, “Insya Allah akan engkau dapati aku orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam urusan apa pun.”70. ...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...