Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meletakkan batu pertama pembangunan pabrik PT Pangansari di kawasan JIIPE di Gresik, Rabu (31/3/2021). Foto: ist
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Gresik mulai menggeliat. Sedikit demi sedikit investor masuk ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur.
Salah satu industri di bidang makanan dan minuman skala besar, PT Pangansari, melakukan grounbreaking pembangunan pabrik di kawasan JIIPE, Rabu (31/3/2021).
BACA JUGA:
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur Khofifah dan 1.125 Warga Angkut 10 Ton Sampah di Surabaya
- Gubernur Khofifah Tinjau Proses Ambil Pin dan Verifikasi Data Calon Murid di 2 Sekolah Madiun
- Jawa Timur Raih Penghargaan Penurunan Pengangguran Terbaik
- Jawa Timur Jadi Produsen Padi Terbesar Nasional 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang hadir langsung dalam peletakan batu pertama pabrik Pangansari ini berharap, berkembangnya industri di Kabupaten Gresik khususnya di JIIPE, bisa memberikan penguatan ekonomi Jatim dan menyerap secara masif tenaga kerja di Kabupaten Gresik dan Jawa Tinur pada umumnya.
"Saya yakin dan optimistis, peresmian Pabrik Pangansari ini bisa memberikan dampak yang signifikan bagi ketersediaan pangan di Jatim dan nasional, bahkan terus menembus pasar ekspor dengan menggandeng KUMKM (Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) yang ada di Jatim," ungkap Gubernur Khofifah.

Menurut dia, untuk membangun perekonomian hingga menembus pasar ekspor, diperlukan sinergitas lebih kuat dengan KUMKM. Apalagi di Jatim, UMKM menyumbang 56,94% PDRB.
Dengan luas area pabrik sebesar 2.73 ha, Pabrik Pangansari di JIPPE Gresik Jatim ini merupakan pabrik ketiga setelah Pabrik Ciracas dan Purwokerto. Gubernur Khofifah menyatakan, industri mamin ini diharapkan menembus pasar global dari Jatim.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




