Gabah Petani Ditolak Bulog, Bupati Kediri Juga Tolak Kebijakan Impor Beras

Menurut Mas Bup Dhito, dengan jumlah penduduk 1,6 juta sekian, kebutuhan beras untuk Kabupaten Kediri secara kalkulasi di angka 114 ribu ton. Sekarang pada saat musim panen raya ini, sudah panen di angka 39 ribu ton. Diprediksi sampai akhir bulan April nanti, produksi beras di Kabupaten Kediri mencapai 89 ribu ton.

"Artinya, 89 ribu ton yang akan dipanen pada akhir bulan april nanti kalau dijumlahkan dengan surplus yang ada itu (49 ton) jumlahnya sudah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan di Kabupaten Kediri," terangnya.

Ditambahkan oleh putra dari Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung itu, justru yang menjadi sorotan adalah terkait serapan gabah di Kabupaten Kediri saat ini yang dinilai masih kurang baik. Menurutnya, pengelolaan ini juga perlu dilakukan sosialisasi. Supaya gabah itu dapat terserap oleh Bulog.

"Nanti kita berencana akan sediakan tempat pengeringan hingga diberikan hairdryer atau pengeringan supaya hasil gabah dapat lebih baik lagi dan pada akhirnya gabah-gabah dari petani dapat terserap (oleh Bulog)," pungkas Mas Bup Dhito.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: