​APBD Rp 2, 2 Triliun, Bupati Ini Cari Orang Miskin di Rumah Sakit untuk Dibantu Uang

​APBD Rp 2, 2 Triliun, Bupati Ini Cari Orang Miskin di Rumah Sakit untuk Dibantu Uang Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bari. Foto: mma/bangsaonline.com

MATARAM, BANGSAONLINE.com – Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bari sangat penduli terhadap anak yatim dan fakir miskin. Mantan Ketua DPRD Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat (NTB) ini bahkan - lewat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) - mencari orang-orang miskin yang sedang berobat di rumah sakit-rumah sakit untuk dibantu biaya.

Lalu dari mana biayanya? Ternyata ia memotong gaji para Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah.

“Saya potong 2,5%,” kata Bupati Lalu Pathul Bari kepada BANGSAONLINE.com saat pertemuan dengan Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A.  di sebuah Rumah Makan di Lombok Tengah NTB beberapa hari lalu. Saat itu Bupati Pathul Bari disampingi Rais Syuriah PCNU Lombok Tengah KH Maarif Makmun. Sedang Kiai Asep didampingi Dr Baiq Mulianah, Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNO) yang juga Ketua Pergunu dan Muslimat NU NTB, M Mas’ud Adnan owner koran HARIAN BANGSA Surabaya dan KH Fatuhrrohman, ajudan Kiai Asep Saifuddin Chalim.

Menurut Pathul Bari, APBD Lombok Tengah sebesar Rp 2, 2 triliun. Menurut dia, bukan hanya orang-orang sakit tak punya uang yang ia bantu. Tapi semua kebutuhan masyarakat tak mampu. Termasuk memperbaiki rumah yang tak layak huni.

Selain itu Bupati Pahul Bari selalu menyantuni anak yatim. “Setiap acara saya selalu mendatangkan anak yatim,” tutur mantan ketua PC Ansor dan PMII Lombok Tengah itu. Bahkan anak yatim mendapat prioritas. Ia selalu menyantuni ribuan anak yatim.

Jumlah potongan gaji ASN Rp 2,5% yang terkumpul itu cukup besar. Yaitu Rp 11 miliar tiap tahun. Dana itu ditampung di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang ketuanya KH Maarif Makmun. “Saya memang selalu berkonsultasi dengan beliau,” kata Pathul Bari sambil menunjuk Kiai Maarif Makmun yang juga Rais Syuriah PCNU Lombok Tengah.

Kiai Maarif Makmun mengamini apa yang disampaikan Bupati Pathul Bari. “Kalau tak ada orang minta dana untuk berobat, kita menugaskan orang ke rumah sakit-rumah sakit,” jelas Kiai Maarif Makmun.

Jadi, ada orang khusus dari BAZNAS yang ditugaskan mencari orang-orang tak mampu yang sedang berobat di rumah sakit. Berapa pun banyak, mereka dibantu.

Simak berita selengkapnya ...