Jumat, 23 April 2021 09:51

Satu Keluarga di Jombang Bisnis Sabu, Barang Dipasok dari Lapas Sidoarjo

Selasa, 23 Februari 2021 13:54 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Aan Amrulloh
Satu Keluarga di Jombang Bisnis Sabu, Barang Dipasok dari Lapas Sidoarjo
Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho (kanan) saat menunjukkan barang bukti. (foto: AAN AMRULLOH/ BANGSAONLINE)

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Beberapa hari lalu, anggota Reskoba Polres Jombang menangkap satu keluarga asal Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung yang menjadi pengedar narkotika jenis sabu-sabu dengan barang bukti senilai Rp1 miliar.

Satu keluarga tersebut terdiri dari anak dan menantu berikut kedua orang tuanya. Kedua orang tuanya, yakni Joko Hariyanto (46) dan Anik Wijayanti (40). Sedangkan anak dan menantunya, yaitu Valupi Widiawati (22) dan Eko Faris Hadryanto (25).

Saat dilakukan penyidikan oleh petugas terkait kasus yang melibatkan satu keluarga ini, dugaan sementara sabu dan obat keras berbahaya (okerbaya) ini dipasok dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sidoarjo.

"Hasil pendalaman kami, narkoba yang dipasok untuk satu keluarga ini berasal dari Lapas Sidoarjo," kata Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho saat konferensi pers di Mapolres Jombang, Selasa (23/2/2021).

BACA JUGA : 

Bolos Paripurna, Eksekutif Sebut Anggota Dewan Jombang Tak Paham Peraturan

Teka-Teki Uang Rp500 Juta dan 3 Tahanan Narkoba Polresta Banyuwangi yang Keluar Sel Dikawal Perwira

Sekda Buka Rapat Persiapan Gugus Tugas Reforma Agraria Jombang Tahun 2021

Bahan Petasan Meledak Saat Dimasak, Sebuah Rumah di Jombang Hancur, Satu Orang Meninggal

Dijelaskan, bisnis haram yang dilakukan keluarga tersebut berjalan sekitar dua bulan. Mereka sangat kompak, Joko dan Anik mengonsumi sabu tersebut, sedangkan anak dan menantunya berperan mengedarkan narkoba.

"Penangkapan dilakukan secara berantai. Yang pertama ditangkap adalah Joko dan Anik. Kemudian mengembang ke anak dan menantunya. Empat orang ini langsung digelandang ke Polres Jombang. Mereka tidak bisa berkutik, karena petugas juga menemukan berbagai barang bukti senilai Rp1 miliar," terang Agung.

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi dari tangan tersangka, yakni sabu-sabu sebanyak 408,93 gram yang disimpan dalam kaleng biscuit. Selain itu, juga disita 128.000 butir okerbaya jenis pil berlogo ‘Y’ yang dikemas dalam 128 botol plastik masing-masing 1.000 butir per botol.

"Atas perbuatannya mereka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 112 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara," pungkas Kapolres Jombang. (aan/zar)

BJ Habibie juga Kalah dengan Orang Madura
Jumat, 23 April 2021 00:41 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ternyata tidak hanya Gus Dur yang kalah dengan orang Madura (Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (6). BJ Habibie juga kalah dengan Orang Madura. Dalam Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan edisi ke-11, M Mas’ud Adnan – sang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Jumat, 23 April 2021 06:48 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...