Jumat, 23 April 2021 08:57

Tanya-Jawab Islam: Suami Baru Meninggal, Saya Bingung Harus Menjalani Iddah di Mana?

Sabtu, 20 Februari 2021 09:40 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: .
Tanya-Jawab Islam: Suami Baru Meninggal, Saya Bingung Harus Menjalani Iddah di Mana?
Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.

Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wonocolo Surabaya. Silakan kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat.

Pertanyaan:

Assalamualaikum Kiai. Suami saya baru saja meninggal dunia secara mendadak. Keluarga saya resah dan khawatir. Menyarankan saya untuk menjalani untuk iddah di rumah orang tua saya. Jauh dari rumah tinggal saya saat ini. Keluarga terus membujuk. Saya menolak. Hingga orang tua saya jatuh sakit. Saya bingung. Apa yang harus saya lakukan Kiai? Haruskah saya menjalani iddah di rumah orang tua sambil merawat ibu?

Mohon nasihatnya Kiai Ghazali. Terima kasih. Wassalamualaikum Wr.Wb.

BACA JUGA : 

Tanya-Jawab: Sikat Gigi Apakah Membatalkan Puasa?

Tanya-Jawab: Antara Vaksin dan Infus, Ini yang Batalkan Puasa dan Tidak

Tanya-Jawab: Siasat 'Cerdas' Hubungan Intim saat Berpuasa

Ucapan Selamat Ramadan di Grup WhatsApp dan di Zaman Kanjeng Nabi

(NN, Surabaya)

Jawaban:

Waalaikummussalam Wr.Wb.

Saya ikut iba dan empati terhadap keadaan yang ibu alami saat ini. Saran saya, sebaiknya ibu memutuskan sendiri, apakah menjalani iddah di rumah sendiri atau orang tua. Tentunya setelah mempertimbangkan saran dan nasihat keluarga dan yang lain.

Sebab, menurut hemat saya, yang tahu betul kondisi dan kemaslahatan ibu saat ini adalah ibu sendiri. Secara Fikih (hukum Islam), iddah seharusnya memang dijalani di rumah keluarga (rumah suami-istri).

Tapi dalam kondisi seperti yang ibu tulis seperti itu, ibu BOLEH menjalani IDDAH WAFAT di rumah orang tua sendiri. Sehingga bisa menenangkan kekhawatiran orang tua yang sedang sakit karena memikirkan kondisi ibu.

Tetapi, andaikan ibu bertahan dan menjalani iddah di rumah tinggalan suami, hal itu lebih baik. Karena itu ketentuan hukum asalnya seperti itu.

Mohon ibu tidak bingung dan terus membangun kehidupan dengan tegar.

Wallahu a'lam.

BJ Habibie juga Kalah dengan Orang Madura
Jumat, 23 April 2021 00:41 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ternyata tidak hanya Gus Dur yang kalah dengan orang Madura (Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (6). BJ Habibie juga kalah dengan Orang Madura. Dalam Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan edisi ke-11, M Mas’ud Adnan – sang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Jumat, 23 April 2021 06:48 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...