"Akhirnya saya keluar bilik. Nah, saat di depan bilik itulah, ada seseorang yang bertanya ke saya. Kenapa Pak, apakah gak bisa. Langsung saya jawab, iya kartu ATM gak bisa masuk. Orang itu pun menjawab, saya tadi bisa, sini saya bantu memasukkan kartu," paparnya.
Seseorang berbaju abu-abu yang menawarkan diri itu, lanjutnya, awalnya mencoba ATM yang dia bawa sendiri dan berhasil masuk, tapi tidak dilanjutkan transaksi.
"Selanjutnya, saya memberikan kartu ATM saya ke seseorang yang berbaju abu-abu itu. Ternyata ATM saya bisa masuk ketika kartu ATM saya dimasukkan orang berbaju abu-abu tadi. Saat itulah mungkin kartu ATM saya ditukar dan saya tidak tahu," terangnya.
"Orang itu langsung keluar bilik, dan saya pun langsung pencet nomer pin, tapi muncul tulisan di layar, nomor pin salah. Sampai saya ulangi dua kali. Saat saya panik pencet nomor pin ada orang seseorang ngintip dari bilik sebelah," sambungnya.










