Gelontorkan Sembako Tangguh Covid-19, PP LPBI NU Diapresiasi Wakil Ketua DPRD Jatim

"Masyarakat tidak saja rentan terpapar virus Covid-19, juga rentan terhadap penurunan pendapatannya. Sehingga tidak cukup untuk melindungi dengan protokol kesehatan 3 M saja, tapi perlu dilindungi juga potensi penurunan pendapatan masyarakat baik dalam bentuk bantuan sembako maupun stimulus ekonomi lainnya," cetus Anik yang juga Sekretaris DPW PKB Jatim ini.

Sosok yang diganjar penghargaan sebagai politisi peduli covid-19 dari Accurate Research and Consulting (ARC) Award 2020 ini menjelaskan, Jawa Timur memasuki bulan Januari ini menduduki peringkat pertama dari seluruh provinsi Indonesia terkait infeksi rate (terpapar Covid-19) dan fatality rate (kematian) sehingga berbagai kabupaten di Jawa Timur diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Semua pihak harus patuh protokol kesehatan, memakai masker secara benar, sering cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak. Serta mengurangi aktivitas di luar rumah untuk menurunkan angka infeksi dan kematiannya," jlentreh Anik Maslachah.

Dalam kesempatan yang sama, Anik Maslachah juga mengapresiasi program pembagian paket sembako dengan penggunaan teknologi informasi. Menurutnya, akuntabilitas dan akurasi sasaran penerima manfaat lebih bisa terjamin.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: