Rabu, 27 Januari 2021 02:13

Home Industri Sabut Kelapa Kediri Tembus Papua dan Sumatera

Sabtu, 14 November 2020 14:25 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Muji Harjita
Home Industri Sabut Kelapa Kediri Tembus Papua dan Sumatera
Melina Andriyani bersama ayahnya, Riyanto, saat menunjukkan kokedama hasil karyanya. foto: Muji Harjita/ bangsaonline.com

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Di masa pandemi ini, home industri sabut kelapa atau juga disebut kokedama, tetap bisa bertahan. Bahkan bisa menembus pasar luar Jawa, seperti Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, sampai Papua.

Melina Andriyani Riyanto, anak Riyanto, pemilik home industri sabut kelapa di Dusun Rejowinangun, Desa Minggiran, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri menjelaskan, bahwa kokedama adalah teknik menanam dari Jepang.

Yaitu menempatkan tanaman dalam bola tanah, kemudian membungkusnya dengan moss (lumut) atau sabut kelapa, lalu mengikatnya dengan tali. Teknik menanam ini unik karena tidak menggunakan pot.

"Kami menjual hasil karya kami ini dengan harga bervariasi, dari Rp. 12.000 hingga Rp. 28.000 per kokedama," kata Melina, Sabtu (14/11).

Menurut Melina, kokedama bisa ditanami bunga anggrek, bunga antorium, atau bunga lain yang fisiknya kecil.

"Sebelum pandemi, omzet dalam satu bulan bisa mencapai Rp.10 juta, tapi di saat pandemi ini memang ada penurunan," imbuh lulusan S1 Jurusan Fisika Universitas Negeri Malang tahun 2010 itu.

Masih menurut Melina, selama ini dirinya hanya melakukan penjualan kokedama melalui online, yaitu melalui marketplace Shopee.

"Mengingat di masa pandemi ini ada sedikit penurunan permintaan, maka kami juga akan menjual melalui Lazada dan Tokopedia," ujar Melina, yang juga putri pensiunan PPL itu.

Ditambahkan oleh Melina, pada prinsipnya tanaman yang cocok untuk dibuat kokedama adalah tanaman yang akarnya kecil dan tidak membutuhkan sinar matahari banyak dan biasanya ditempatkan indoor atau di dalam ruangan. (uji)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...