Wali Kota Kediri Terima CSR dari Bank Jatim Sekaligus Berangkatkan Bansos Kartu Sahabat

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyambut baik bantuan masker tenun ikat dari Bank Jatim. Ia mengakui Bank Jatim telah banyak membantu Pemerintah Kota Kediri selama pandemi. Di antaranya, membantu penyaluran bantuan Kartu Sahabat dan juga bantuan sembako bagi mahasiswa dan mahasiswi perantauan yang ada di Kota Kediri yang tidak bisa kembali ke daerah asalnya.

“Pada awalnya kita membagikan kartu sahabat ini agak ribet. Akhirnya kita menunjuk Bank Jatim untuk menjadi bank penyalur. Di awal-awal kita memang sesuaikan datanya. Kita bisa kerja sama dengan dispendukcapil dan kita sesuaikan datanya. Sampai akhirnya data itu menjadi detail. Sekarang kita rasakan bersama-sama penyalurannya bisa berjalan dengan lancar sampai dengan saat ini. Mudah-mudahan kartu sahabat ini nanti bisa menjadi kartu rekeningnya bapak ibu, dan ini bisa digunakan kembali,” ujarnya.

Abdullah Abu Bakar menjelaskan saat ini menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker masih menjadi cara untuk mencegah penyebaran virus corona. Pemerintah Kota Kediri mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker kain. Kebetulan Kota Kediri memiliki kain khas, yaitu tenun ikat yang bisa dijadikan masker.

“Kami ingin dengan memakai masker kain tenun ini ekonominya akan bergerak. Karena mengalirnya ya ke penenun dan penjahit. Akhirnya tukang jahit dan penenun jalan ekonominya. Masker tenun ini setelah dipakai ya dicuci terus dipakai lagi. Kalau masker medis kan hanya sekali pakai. Ini juga bisa mendukung program provinsi Jatim Bermasker dan Indonesia Bermasker. Jadi ini pas. Alhamdulillah, Kota Kediri punya kain khas sehingga bisa dirasakan seluruh masyarakat. Kalau tidak ada masker medis pakai masker tenun,” jelasnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Wali Kota Kediri Terima CSR dari Bank Jatim Sekaligus Berangkatkan Bansos Kartu Sahabat - Halaman 2