Rabu, 02 Desember 2020 04:14

Tanya-Jawab Islam: ​Kalau Hamil, Saya Mau ke Panti Asuhan? Sekarang Saya Hamil Beneran

Jumat, 09 Oktober 2020 09:53 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: .
Tanya-Jawab Islam: ​Kalau Hamil, Saya Mau ke Panti Asuhan? Sekarang Saya Hamil Beneran
Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.

>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<

Pertanyaan:

Assalamualaikum pak Dr. KH. Imam Ghazali Said, saya mau bertanya pak? Dulu, sewaktu saya belum hamil, pernah bilang dalam hati berucap 'Kalo aku hamil aku akan ke panti asuhan'. Sekarang saya sudah hamil kiai, tapi sampai sekarang saya belum ke panti dikarenakan keadaan ekonomi. Saya dulu bilang seperti itu karena saya dan suami sama-sama kerja. Sekarang saya udah tidak bekerja lagi. Suami pun baru dipanggil kerja lagi.

Mohon arahan kiai, bagimana solusinya? Saya selalu terbayang soal perkataan saya yang belum terbayar dikarenakan keadaan pak apakah ada cara lain?

(Rani Hadisha, dari Palembang)


Jawaban:

Wa alaikumus salam Wr. Wb. Persoalan yang ibu dan suami itu dalam fikih (hukum Islam) dibahas dalam bab Ayman wa al-Nudzur (sumpah dan nazar).

Ucapan sebagai ekpresi dari suara dan tekad hati untuk menyantuni anak yatim/anak miskin di panti asuhan yang dikaitkan dengan kehamilan, dan ternyata ibu hamil, itu memenuhi syarat sebagai nazar. Nazar itu wajib dipenuhi atau dilaksanakan.

Tetapi, jika ekonomi keluarga ibu belum memungkinkan, kewajiban itu bisa ditunda sampai ekonomi keluara ibu-suami memungkinkan. Kondisi ekonomi tersebut tidak bisa menggugurkan kewajiban. Ini, karena masih ada harapan ekonomi ibu-suami bisa pulih dan membaik.

Saya sarankan ibu-suami -- dengan ekonomi 'seadanya'- untuk datang ke panti asuhan walaupun dengan santunan yang sangat minimalis. Dengan demkian, ibu terbebas dari beban kewajiban.

Jika ini ibu lakukan, Allah akan memudahkan jalan rizki keluarga ibu. Jika rizki "sudah lumayan" ibu datang lagi ke Panti Asuhan dengan santunan yang maksimal.

Semoga janin yang ibu kandung sehat, lahir selamat, dan akan menjadi dan salihah Insya Allah ibu-suami selalu bahaga. Amin. Wallahu a'lam.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...