Hal senada juga dirasakan Angga Pria Santoso (26 tahun), pemilik UMKM dengan merek Jamu Ang. Produknya mendapatkan pesanan lebih banyak dari hari biasanya selama pameran.
“Ada yang beli lewat Tokopedia. Tapi banyak juga yang membeli lewat langsung,” kata Angga. Dalam sehari selama pameran, ia bisa mengantarkan lebih dari 20 botol jamu baik sinom maupun jamu sereh.
Selain produk makanan dan minuman, produk kerajinan dan fashion juga mendapatkan pembeli yang lebih banyak. Misalnya Aloysia Nita, pemilik karya rajutan merek Jemary.
“Saya ikut pameran, tapi terus terang saya belum begitu lancar menggunakan Tokopedia, tapi secara offline, banyak teman yang tahu saya ikut Tokopedia dan order masih terus berjalan sampai sekarang,” kata Nita. Pada kesempatan ini, Nita akan terus belajar untuk menggunakan teknologi yang diakuinya, membantu dalam hal pemasaran.










