Qori’ Kitab Shahih Bukhari-Muslim Generasi ke-4 Tebuireng Wafat, Inilah Sejarahnya

(KH Abdul Hakim Mahfud (Gus Kikin, paling kanan) memberikan cinderamata kepada KH Habib Ahmad (berkopiah putih) dalam acara penutupan pengajian Ramadan di Pesantren Tebuireng. foto: Tebuireng Online)

Bahkan, menurut KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), banyak tokoh Muhammadiyah yang ikut mengaji Kitab Shahih Bukhari dan Muslim kepada Hadratussyaikh. Catatan BANGSAONLINE.COM, pada tahun 80-an masih ada anak-anak tokoh Muhammadiyah yang mondok di Pesantren Tebuireng.  

Hadratussyaikh mengajarkan kitab-kitab Hadits kepada para santri senior, terutama santri dari luar Tebuireng, pada bulan Ramadan. Pengajian Hadits itu digelar di Masjid Tebuireng. Masjid adalah pusat utama kegiatan pesantren.

Pengajian Ramadan ini memang salah satu ciri khas Pesantren Tebuireng, terutama Kitab Shahih Bukhari dan Muslim, di samping kitab-kitab yang lain.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: