Jumat, 23 Oktober 2020 11:46

Tentara Korea Utara Tembak Mati dan Bakar Tubuh Pejabat Korea Selatan

Kamis, 24 September 2020 22:11 WIB
Editor: Choirul
Tentara Korea Utara Tembak Mati dan Bakar Tubuh Pejabat Korea Selatan
Tentara Korea Selatan mengunci pintu masuk ke pantai di pulau Yeonpyeong, dekat garis batas utara perbatasan laut dengan Korea Utara. Ed Jones / AFP - Getty Images file

BANGSAONLINE.com - Korea Utara menembak lalu membakar tubuh pejabat Korea Selatan, demikian tuding Seoul.

Pejabat itu, digambarkan sebagai Tuan A, berusia 47 tahun, sedang melakukan perjalanan dengan kapal milik pemerintah sekitar satu mil di lepas pantai Pulau Yeonpyeong Korea Selatan, yang terletak di lepas pantai barat semenanjung Korea di dekat perbatasan maritim yang disengketakan dengan Korea Utara.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in menyebut insiden itu "mengejutkan" dan "sangat disesalkan".

Jenderal Ahn Young-ho, yang bertanggung jawab atas operasi di Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, mengatakan dalam jumpa pers, militer menerima laporan tentang seorang pejabat hilang yang berafiliasi dengan kementerian kelautan dan perikanan pada hari Senin.

Mengutip sumber intelijen, Ahn mengatakan Korut menembak pejabat itu setelah dia ditemukan di perairan Korut dan tubuhnya dibakar. "Kami mengutuk keras kebrutalan Korea Utara dan sangat menuntut agar Korea Utara memberikan penjelasan dan menghukum mereka yang bertanggung jawab," tambahnya.

Presiden Moon mengatakan insiden itu "tidak dapat ditoleransi dengan alasan apapun," kata juru bicaranya, Kang Min Suk, yang memicu kekhawatiran insiden ini dapat semakin memperburuk hubungan antara kedua Korea, yang sudah menemui jalan buntu, terkait upaya Pyongyang untuk mendapatkan senjata nuklir.

Seorang pejabat Kementerian Unifikasi Korea Selatan mengatakan kepada NBC News, mereka mencoba menjalin kontak dengan Korea Utara tentang insiden ini.

Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan mereka berasumsi bahwa pejabat yang hilang itu mungkin mencoba pergi ke Korea Utara secara sukarela karena dia menghindari kamera pengintai kapal, meninggalkan sepatunya dan mengambil apa yang mereka sebut sebagai "benda mengambang".

Sumber: www.nbcnews.com
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 19 Oktober 2020 22:35 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri ternyata memiliki air terjun yang luar biasa indahnya. Namanya Air Terjun Ngleyangan. Sayangnya, untuk mencapai air terjun yang konon pernah dijadikan tempat bertapa Raja Kediri itu, sangat sulit ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Jumat, 23 Oktober 2020 10:38 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...