Berpakaian Sakera saat Upacara HUT RI, Mahfud MD: Sekarang Anak Tukang Sate Bisa Jadi Jenderal

Mahfud menjelaskan makna filosofis pakaian Sakera. Menurut Mahfud, baju khas Pulau Garam ini memiliki makna khusus. Pakain tersebut terdiri dari baju hitam longgar atau pesa’an dan celana hitam longgar atau gomboran.

Masih menurut Mahfud, warna hitam melambangkan sikap gagah dan pantang menyerah. “Ini merupakan sifat kerja khas rakyat Madura,” kata tokoh NU asal Madura yang dikenal dekat dengan Gus Dur itu. “Sedangkan bajunya yang serba longgar melambangkan kebebasan dan keterbukaan orang Madura,” jelasnya.

Selain itu, tutur Mahfud, bentuk baju yang sederhana melambangkan kesederhanaan. Kemudian kaosnya yang unik dengan motif garis merah putih, memperlihatkan sikap tegas dan semangat juang tinggi orang Madura dalam menghadapi segala hal.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Berpakaian Sakera saat Upacara HUT RI, Mahfud MD: Sekarang Anak Tukang Sate Bisa Jadi Jenderal - Halaman 2