
"Beban operasional perusahaan besar. Tapi kami terus berupaya," dalihnya, Minggu (18/1).
Salah satunya beban listrik pompa di 13 unit PDAM masih bergantung pada mesin pompa. Mesin pompa itu sendiri bergantung pada saluran listrik milik PDAM. Setiap bulan, PDAM membayar beban listrik sebesar Rp 600 juta.
Bambang sendiri berupaya menyiasati beban listrik itu dengan mengubah pompa air kepada sistem gravitasi yang menggunakan angin. Dengan sistem itu, air dari sumber mata air tidak perlu dipompa lagi, melainkan ditampung di bak penampung dan di dorong dengan angin. "Efisiensinya sekitar 90 persen," jelasnya.
Perubahan sistem pompa ke gravitasi itu sendiri akan dicoba pada tahun 2015 yakni di Pompa air unit Tiris, Maron, Banyuanyar dan Pedagangan. Di empat unit itu setiap bulan PDAM harus membayar Rp 350 juta.






