Sabtu, 08 Agustus 2020 12:31

Ratusan Massa GUIB Gelar Demo Tuntut RUU HIP Dicabut, Ketua DPRD: Pancasila Sudah Final

Kamis, 02 Juli 2020 19:17 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yeyen
Ratusan Massa GUIB Gelar Demo Tuntut RUU HIP Dicabut, Ketua DPRD: Pancasila Sudah Final
Ratusan massa saat GUIB melakukan unjuk rasa menolak RUU HIP di depan kantor DPRD Kabupaten Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Ratusan massa yang menamakan diri Gerakan Ummat Islam Bersatu (GUIB) menggelar unjuk rasa di depan kantor DPRD Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (02/07/20). Mereka menuntut agar Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dicabut.

Menurut Korlap Aksi, Herman, pembahasan RUU HIP tidak cukup hanya ditunda. Melainkan harus dicabut dari Prolegnas. "Pancasila sudah sesuai dengan dasar negara Indonesia dan tidak bisa ditawar dan diubah lagi. Kami menuntut agar RUU HIP tersebut dicabut dan ditolak melalui prolegnas dan ditiadakan," kata Herman saat ditemui wartawan.

"Cabut RUU HIP yang saat ini sedang ditunda-tunda di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia yang ada di Jakarta. Kami menuntut bahwa RUU tersebut untuk dicabut dan tolak. Karena Pancasila sudah sesuai dengan dasar Negara Republik Indonesia, dan tidak bisa ditawar lagi. Itu sudah harga mati bagi kami," tegasnya.

Adapun ormas yang bergabung dalam aksi tersebut, yakni LPI, FPI, Hidayatullah, Al-Isryad, SI, Persis, Kokam Muhammadiyah, dan sejumlah ormas lainnya

Mereka kemudian ditemui Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan Fathorrahman. Di hadapan massa aksi, Fathorrahman mengaku sependapat bahwa Pancasila sudah tidak bisa diutak-atik lagi.

"Kami sendiri yang akan menyampaikan surat ini kepada DPR RI. Bahwa asas ideologi yang ada di dalam Pancasila tidak harus diubah lagi saudara-saudara. Ini sudah pas semuanya, tinggal kita yang mengelolanya, mau diapakan negeri ini? Maka saya juga berkesimpulan di DPRD Pamekasan, bahwa zaman lah yang mengikuti Pancasila," ujar politikus PPP tersebut

"Pancasila sudah final, hanya bagaimana cara kita mengimplementasikan masyarakat, bagaimana membuat masyarakat nyaman, karena mereka sudah enjoy dan enak. Ketika ada perubahan-perubahan seperti ini, akan rame lagi. Lalu sampai kapan Indonesia bisa sejahtera?," tukasnya. (yen/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...