"Menjadi kewajiban bagi generasi muda untuk merawat Pancasila, serta keberagaman dan kemajemukan suku bangsa dan budaya. Menjadi tanggung jawab bersama dan tugas kita memelihara dan merawat karya besar Founding Fathers (para pendiri bangsa), karena Pancasila sebagai dasar negara dan Pancasila sebagai sumber hukum," jelasnya.
Dia juga mengajak generasi milenial agar secara terus-menerus untuk memperdalam wawasan Empat Pilar Kebangsaan, salah satunya lewat sosialisasi yang diselenggarakan oleh DPR RI.
"Perdalam Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika melalui berbagai literasi untuk penguatan dan pemahaman, karena itu semua merupakan gagasan besar yang kita akui," pinta Syafiuddin.
"Karena para pendiri bangsa ini mampu meracik Pancasila sebagai ideologi khas nusantara, oleh karena itu generasi milenial secara kontinyu harus merawat keberagaman suku dan kemajemukan budaya, karena banyak negara lain yang ingin mencontoh negara Indonesia," sambungnya.










