Ia juga mengingatkan para anggota DPR RI hati-hati agar tak dituduh sebagai komunis. Begitu juga partai yang mendukung RUU HIP. “Nanti mereka akan tertuduh komunis. Dan yang akan menuduh itu rakyat. Nanti akan ditandai oleh rakyat, siapa saja yang mendukung. Yang akan memberi tanda adalah rakyat, ini komunis, partai ini komunis,” kata Kiai Asep.
Seperti diberitakan, RUU HIP meresahkan banyak pihak. Di antaranya, Forum Komunikasi Purnawirawan TNI-Polri. Para purnawan jenderal itu menilai pengangkatan RUU HIP sangat tendensius. Menurut mereka, seakan ada upaya menciptakan kekacauan dan menghidupkan kembali Partai Komunis Indonesia (PKI) dari pengangkatan RUU tersebut.
"Pengangkatan RUU HIP ini sangat tendensius karena terkait dengan upaya menciptakan kekacauan serta menghidupkan kembali PKI," ungkap Sekretaris Jenderal Forum Komunikasi Purnawirawan TNI-Polri, Mayor Jenderal TNI (Purn) Soekarno, dalam konferensi pers di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Jumat (12/6).
Soekarno melihat dinamika kehidupan ideologi, politik, ekonomi, dan sosial pada akhir-akhir ini berkembang sangat mengkhawatirkan. Salah satunya, pihaknya melihat adanya upaya terus-menerus dari sisa-sisa PKI untuk bangkit dengan menyusup kepada partai-partai politik yang ada.










