Sentra Kuliner Soto di Tamanan Berusaha Bertahan di tengah Pandemi saat Warganya Positif Covid-19

Sunarko mengatakan, belum pernah kuliner soto ini sesepi sekarang. Omzetnya tinggal separuh, bahkan lebih. Bila biasanya dalam sehari bisa menjual lebih dari 200 mangkuk, kini di bawah 100 mangkuk.

“Sebelum pandemi, orang-orang yang ke terminal kan mampir di sini. Sekarang bus ke Jakarta tidak jalan. Bus ke Malang dan Surabaya juga tidak jalan. Jadi tidak ada yang beli, apalagi puasa,” tambah Sunarko.

Terlihat di samping kompleks Sentra Kuliner Soto Bok Ijo, deretan agen bus AKAP pun tutup. Hanya terlihat beberapa kru armada bus yang sedang duduk-duduk, setelah membersihkan busnya. Biasanya, para karyawan agen bus ini juga pelanggan soto.

“Kalau ada warga yang positif, saya kira tidak berpengaruh ke pembeli. Pembeli pikir kan soto panas, jadi kumannya mati. Meski begitu, pada saat buka puasa, Soto Pak No tetap laris dikunjungi. Mulai pukul 6 hingga 7 petang adalah puncak kunjungannya. Setelah itu, kembali sepi," ujar Sunarko.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: