Ruang isolasi untuk pasien terpapar virus Corona di RSUD dr. H. Slamet Martodirjo Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Pamekasan kembali berduka. Satu warga berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang baru masuk ke RSUD dr. H. Slamet Martodirjo Pamekasan, meninggal dunia, Selasa (5/5).
Pasien tersebut atas berinisial N (46), warga kecamatan Tlanakan. Ia ditetapkan PDP setelah hasil rapid test-nya menunjukkan reaktif Covid-19.
BACA JUGA:
- Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Tegaskan Peran Indonesia Jaga Perdamaian Dunia
- YBM PLN Madura Tebar 230 Paket Daging Kurban untuk Warga Dhuafa Pamekasan
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
"Pasien tadi pagi (5/5) meninggal di ruang isolasi. Sebelumnya, pasien di-rapid test positif," ujar dr. Syaiful Hidayat selaku Ketua Penanggulangan Covid-19 RSUD dr. H. Slamet Martodirjo Pamekasan saat dihubungi melalui selulernya, Selasa (05/05/20).
Ia menyampaikan, pasien tersebut sebelumnya masuk ke RSUD Slamet Martoedirjo sekitar pukul 03.00 WIB, Senin (4/5) kemarin. Gejalanya batuk dan sesak napas, serta mempunyai riwayat penyakit hipertensi dan kencing manis.
Pasien meninggal sekitar pukul 05.00 WIB, dan dimakamkan menggunakan sesuai prosedur dan protokol penanganan jenazah Covid-19.
Selanjutnya, untuk keluarga saat ini masuk pada pengawasan Puskesmas dan dikarantina selama 14 hari. "Kalau hasil swab tetap positif, maka keluarga akan diperika seluruhnya," pungkasnya. (yen/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




