Jumat, 28 Februari 2020 16:50

SPBU di Tuban Layani Pembelian BBM Bersubsidi Pakai Jerigen, Pertamina Diminta Bertindak Tegas

Rabu, 15 Januari 2020 14:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Suwandi
SPBU di Tuban Layani Pembelian BBM Bersubsidi Pakai Jerigen, Pertamina Diminta Bertindak Tegas
Salah satu konsumen tampak baru saja mengisi BBM di SPBU bernomor 53.623.21 yang berada di Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban menggunakan jerigen.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bernomor 53.623.21 yang berada di Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, diketahui telah melayani pembelian BBM jenis premium menggunakan jerigen, Rabu (15/1).

Tak hanya itu, SPBU yang berlokasi di sebelah Kantor Dinas Koperindag tersebut juga melayani pembelian premium kepada pengguna motor yang tangkinya sudah dimodif hingga bisa menampung 18 liter.

Hal ini pun dikeluhkan konsumen lainnya, karena pembelian yang tak wajar itu membuat antrean menjadi panjang. Warga meminta agar Pertamina menindak oknum petugas yang melayani pembelian menggunakan jerigen.

"Saya tadi melihat oknum petugas SPBU melayani pembelian premium menggunakan jerigen. Sangat disesalkan, karena membuat antrean panjang. Semestinya pihak SPBU harus menolak menggunakan wadah jerigen," ujar Huda warga Tuban setelah ikut mengantre panjang.

Selain, melayani pembelian menggunakan jerigen, petugas SPBU juga melayani pembelian premium terhadap konsumen yang menggunakan motor dengan tangki modif. Menurutnya, hal ini juga menyalahi aturan.

"Yang jelas itu merugikan masyarakat, karena premium tidak boleh pembelian memakai rengkek. Apalagi pembeliannya secara bolak-balik," terangnya.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Ketua DPRD Tuban Miyadi meminta agar Pertamina memberikan pembinaan kepada petugas SPBU. "Bagaimanapun aturan dan regulasi yang sudah dibuat harus dijalankan. Semoga kedepan ada pembinaan," harapnya.

Sementara Manajer Komunikasi dan CSR Pertamina MOR V, Rustam Aji berjanji akan melakukan pengecekan di SPBU yang bersangkutan. Ia menegaskan, bahwa seharusnya SPBU memang hanya melayani pembelian BBM untuk kendaraan bermotor.

Terkait penjualan BBM bersubsidi, ia menjelaskan memang ada pengecualian. Selain untuk kendaraan bermotor, BBM bersubsidi juga dilarang untuk seperti mobil dinas Pemda, TNI/Polri, dan lain-lain. SPBU juga bisa melayani kelompok masyarakat yang memiliki rekomendasi dari SKPD terkait. Misal untuk nelayan kecil maupun UMK.

"Apabila hal ini benar dan terbukti, maka Pertamina akan melakukan pembinaan ke SPBU itu agar ke depannya tidak melakukan pembelian melalui jerigen. Sebab, Hal itu juga menyalahi aspek safety karena jerigen plastik berpotensi menimbulkan listrik statis," beber Rustam. (wan/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...