Jumat, 07 Mei 2021 14:10

SPBU di Tuban Layani Pembelian BBM Bersubsidi Pakai Jerigen, Pertamina Diminta Bertindak Tegas

Rabu, 15 Januari 2020 14:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Suwandi
SPBU di Tuban Layani Pembelian BBM Bersubsidi Pakai Jerigen, Pertamina Diminta Bertindak Tegas
Salah satu konsumen tampak baru saja mengisi BBM di SPBU bernomor 53.623.21 yang berada di Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban menggunakan jerigen.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bernomor 53.623.21 yang berada di Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, diketahui telah melayani pembelian BBM jenis premium menggunakan jerigen, Rabu (15/1).

Tak hanya itu, SPBU yang berlokasi di sebelah Kantor Dinas Koperindag tersebut juga melayani pembelian premium kepada pengguna motor yang tangkinya sudah dimodif hingga bisa menampung 18 liter.

Hal ini pun dikeluhkan konsumen lainnya, karena pembelian yang tak wajar itu membuat antrean menjadi panjang. Warga meminta agar Pertamina menindak oknum petugas yang melayani pembelian menggunakan jerigen.

"Saya tadi melihat oknum petugas SPBU melayani pembelian premium menggunakan jerigen. Sangat disesalkan, karena membuat antrean panjang. Semestinya pihak SPBU harus menolak menggunakan wadah jerigen," ujar Huda warga Tuban setelah ikut mengantre panjang.

BACA JUGA : 

Kasus Baru Meningkat dalam Dua Pekan, Tuban Jadi Zona Oranye Covid-19

289 Personel Gabungan Siap Halau Pemudik yang Masuk Tuban

Demam Belanja Jelang Lebaran hingga Timbulkan Kerumunan, Wabup Tuban: Itu Sulit Dihindari

Pengunjung Membeludak Jelang Lebaran, Satgas Covid-19 Tuban Razia Pusat Perbelanjaan

Selain, melayani pembelian menggunakan jerigen, petugas SPBU juga melayani pembelian premium terhadap konsumen yang menggunakan motor dengan tangki modif. Menurutnya, hal ini juga menyalahi aturan.

"Yang jelas itu merugikan masyarakat, karena premium tidak boleh pembelian memakai rengkek. Apalagi pembeliannya secara bolak-balik," terangnya.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Ketua DPRD Tuban Miyadi meminta agar Pertamina memberikan pembinaan kepada petugas SPBU. "Bagaimanapun aturan dan regulasi yang sudah dibuat harus dijalankan. Semoga kedepan ada pembinaan," harapnya.

Sementara Manajer Komunikasi dan CSR Pertamina MOR V, Rustam Aji berjanji akan melakukan pengecekan di SPBU yang bersangkutan. Ia menegaskan, bahwa seharusnya SPBU memang hanya melayani pembelian BBM untuk kendaraan bermotor.

Terkait penjualan BBM bersubsidi, ia menjelaskan memang ada pengecualian. Selain untuk kendaraan bermotor, BBM bersubsidi juga dilarang untuk seperti mobil dinas Pemda, TNI/Polri, dan lain-lain. SPBU juga bisa melayani kelompok masyarakat yang memiliki rekomendasi dari SKPD terkait. Misal untuk nelayan kecil maupun UMK.

"Apabila hal ini benar dan terbukti, maka Pertamina akan melakukan pembinaan ke SPBU itu agar ke depannya tidak melakukan pembelian melalui jerigen. Sebab, Hal itu juga menyalahi aspek safety karena jerigen plastik berpotensi menimbulkan listrik statis," beber Rustam. (wan/rev)

Suami Takut Istri
Kamis, 06 Mei 2021 18:19 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dalam seminar bertema gender, Gus Dur ditanya seorang peserta. Pertanyaannya sangat sensitif dan pribadi. “Gus, katanya beberapa kiai juga takut pada istri. Apa Gus Dur juga takut pada istri?,” tanya orang itu....
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Jumat, 07 Mei 2021 06:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wartawan kondang Dahlan Iskan mencatat dua waswas setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2021 ternyata minus hampir 1 persen.Apa saja? Silakan baca tulisan wartawan kawakan itu di HARIAN BANGSA dan BANGSA...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 07 Mei 2021 10:42 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...